Nagari Simpang Terapkan Model Padat Karya Tunai Manfaatkan Dana Desa.

by -

Semangatnews, Simpang Empat-Lain desa lain corak, lain nagari lain pula pola dalam pemanfaatan dana desa yang digulirkan pemerintah pusat sejak 4 tahun belakangan ini.

Nagari Simpang kabupaten Pasaman, misalnya dalam pengunaan dana desa dikenal dengan “Model Padat Karya Tunai”.

Apa itu, inilah yang diekspose Walinagari Simpang Septarial Dt.Rangkayo Basa dihadapan tim penilai kompetensi transparansi dana desa, Kamis, 22/11.

Tim dengan pimpinan rombongan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Drs H.Syafrizal Ucok, dan ketua Tim Drs. H.Rusdi Lubis, anggota Gusfen Khairul, Akral staf DPMD Sumbar.

Walinagari Simpang menjelaskan, bahwa penggunaan dana desa harus memberikan manfaat dengan memprioritaskan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang sifatnya mendesak.

Untuk itu lanjut Septarial, maka disepakatilah Model Padat Karya Tunai yang manfaatnya antara lain terbukanya kapangan kerja bagi pemuda di nagari Simpang apakah penganggur,setengah penganggur, keluarga miskindannkeluarga dengan baluta gizi buruk(stunting).

Dengan model ini, lanjutnya menguatkan rasa kebersamaan, swadaya, gotong royong dan partisipasi masyarakat.

Tari Ronggeng adalah kesenian anak nagari Simpang, Pasaman saat tampil di depan tim penilai( foto smngtnews/zul)

Dengan model ini pula muncul produktifitas masyarakat, pendapatan bertambah dan tentunya daya beli meningkat.

Untuk mendukung model diatas, maka disepakati paling sedikit 30 persen dari anggaran dana desa wajib dialokasikan untuk membayar upah dengan kreteria kepala tukang, tukang dan pekerja.

Pada tahun 2018 ini Nagari Simpang mendapat sebesar Rp 1,2 miliar lebih yang diarahkan pada kegiatan fisik, pemberdayaan, permodalan Bumnag, fasilitasi honor guru paud dan kader kesehatan, fasilitasi lembaga pengelola hutan nagari.

Sementara itu Ketua Tim Rusdi Lubis mengapresiasi apa yang telah dijelaskan Walinagari Simpang, termasuk berbagai produk unggulan yang telah diketahui banyak orang yaitu kemasan serbuk jahe Merah Instan dengan merek DanDan.
Hanya semua itu, harus didukung dengan berbagai dokumen.

Ibaratnya “kok ombak yolah tadanga, namun pasir alun nampak,” kias Pamong senior ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.