Jakarta, Semangatnews.com – Instagram dikabarkan tengah menguji perubahan tampilan pada profil pengguna dengan mengganti label “Mengikuti” menjadi “Teman”. Langkah ini menarik perhatian publik karena dinilai membawa perubahan makna dalam cara pengguna membangun relasi di platform tersebut.
Selama ini, istilah “Mengikuti” merujuk pada akun-akun yang dipantau pengguna tanpa harus ada hubungan dua arah. Namun dengan label baru “Teman”, Instagram ingin menegaskan hubungan yang bersifat timbal balik atau saling mengikuti.
Dalam uji coba terbatas ini, hanya akun yang saling mengikuti yang akan masuk dalam kategori “Teman”. Sementara akun yang diikuti secara sepihak tidak lagi ditampilkan dalam daftar tersebut.
Perubahan ini menandai pergeseran pendekatan Instagram yang selama bertahun-tahun dikenal dengan sistem pengikut satu arah. Konsep baru ini dinilai lebih personal dan mendekati makna pertemanan di dunia nyata.
Sejumlah pengamat media sosial menilai kebijakan ini sebagai upaya Instagram untuk mengembalikan nuansa jejaring sosial, bukan sekadar platform berbagi konten dan angka popularitas.
Bagi pengguna biasa, perubahan ini bisa membuat daftar koneksi terasa lebih eksklusif dan relevan. Mereka dapat melihat dengan jelas siapa saja yang benar-benar memiliki hubungan dua arah.
Di sisi lain, langkah ini berpotensi memengaruhi cara influencer dan kreator konten memandang metrik akun mereka. Jumlah “Teman” kemungkinan jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah akun yang diikuti sebelumnya.
Beberapa pengguna yang telah merasakan uji coba ini mengaku perlu waktu untuk beradaptasi. Tampilan baru dianggap membingungkan di awal, terutama bagi mereka yang terbiasa dengan sistem lama.
Meski begitu, tidak sedikit pula yang menyambut positif perubahan tersebut. Label “Teman” dinilai lebih jujur dalam menggambarkan relasi yang benar-benar terjalin di Instagram.
Perubahan ini juga disebut-sebut sejalan dengan upaya Instagram mengurangi tekanan sosial akibat perbandingan jumlah pengikut dan aktivitas akun.
Hingga kini, Instagram belum memberikan keterangan resmi mengenai kapan fitur ini akan dirilis secara luas. Uji coba masih dilakukan untuk melihat respons dan kebiasaan pengguna.
Jika diterapkan secara global, perubahan label “Mengikuti” menjadi “Teman” bisa menjadi sinyal kuat bahwa Instagram ingin menggeser fokus dari popularitas menuju kualitas hubungan antar pengguna.(*)
