Jakarta, Semangatnews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris. Pertemuan tersebut berlangsung cukup lama, sekitar dua setengah jam, dalam suasana jamuan makan malam yang hangat dan tertutup.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan, pertemuan itu menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan strategis yang selama ini telah terjalin dengan baik. Dialog dilakukan secara mendalam dan menyentuh berbagai isu penting.
Menurut Teddy, pembicaraan antara Prabowo dan Macron tidak hanya membahas hubungan bilateral Indonesia–Prancis, tetapi juga menyangkut perkembangan isu global yang tengah menjadi perhatian dunia internasional.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah Prabowo menghadiri World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss. Dari Davos, Prabowo langsung melanjutkan perjalanan ke Paris untuk memenuhi undangan Presiden Prancis.
Dalam diskusi tersebut, kedua kepala negara menegaskan komitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi, pertahanan, dan hubungan antar masyarakat kedua negara.
Teddy menyebutkan, suasana pertemuan berlangsung cair dan terbuka. Jamuan makan malam dimanfaatkan sebagai ruang dialog informal yang memungkinkan kedua pemimpin bertukar pandangan secara lebih leluasa.
Isu global yang dibahas antara lain terkait dinamika geopolitik internasional, stabilitas kawasan, serta peran negara-negara berkembang dalam menghadapi tantangan ekonomi dunia. Pembahasan ini dinilai mencerminkan posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan.
Prancis sendiri saat ini memiliki peran penting di forum internasional, termasuk dalam kelompok negara ekonomi utama dunia. Hal ini membuat dialog antara Prabowo dan Macron memiliki bobot strategis yang tinggi.
Meski kunjungan Prabowo ke Paris terbilang singkat, waktu yang ada dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh agenda diplomatik dijalankan dengan padat dan fokus pada kepentingan nasional Indonesia.
Pertemuan ini juga menunjukkan intensitas komunikasi yang kuat antara pemimpin kedua negara. Hubungan personal yang terbangun diharapkan dapat memperlancar kerja sama konkret di masa mendatang.
Pemerintah Indonesia berharap hasil pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama nyata, baik melalui kesepakatan bilateral maupun kolaborasi di forum internasional.
Dengan berakhirnya kunjungan ke Prancis, Prabowo melanjutkan agenda kenegaraannya dengan membawa optimisme baru terhadap penguatan posisi Indonesia di kancah global serta hubungan yang semakin solid dengan Prancis.(*)
