Jakarta, Semangatnews.com – Jennie, anggota grup K-pop fenomenal BLACKPINK, kembali membuat kejutan di luar panggung. Kali ini bukan karena lagu baru atau penampilan spektakulernya, melainkan langkah besar di dunia properti. Idol berusia 27 tahun tersebut dikabarkan membeli sebuah gedung megah bekas Kedutaan Besar Irak di kawasan elit ibu kota Korea Selatan, Seoul, dengan nilai mencapai sekitar Rp231 miliar — dibayar secara tunai.
Gedung yang kini berpindah tangan ini berada di salah satu kawasan bergengsi ibu kota, dikenal dengan lingkungan premium yang dekat dengan taman kota dan pusat hiburan. Bangunan tersebut sebelumnya digunakan sebagai gedung perwakilan diplomatik Republik Irak sebelum dialihfungsikan dan akhirnya dilepas ke pasar properti.
Transaksi pembelian gedung ini menarik sorotan publik karena nilainya yang mencapai ratusan miliar rupiah dan dilakukan secara tunai oleh Jennie. Langkah tersebut menunjukkan kekuatan finansial artis Korea yang terus meluas di luar karier musik mereka, terutama dalam investasi properti.
Kabar tersebut diketahui setelah sejumlah dokumen properti yang beredar menunjukkan bahwa Jennie tercatat sebagai pembeli sah gedung dengan nilai yang telah dibayar penuh, tanpa melalui pembiayaan bank atau pinjaman. Ini menjadi bukti bahwa penyanyi BLACKPINK tersebut memiliki likuiditas tinggi di luar penghasilan dari aktivitas musik dan branding.
Sumber internal menyebutkan bahwa bangunan itu dipilih karena lokasinya yang strategis serta potensi memiliki nilai investasi jangka panjang yang besar. Di tengah kenaikan harga properti di Seoul, gedung bergaya klasik modern ini diperkirakan akan terus meningkat nilainya di masa depan.
Meski belum diumumkan secara resmi, manajemen artis tersebut memberi sinyal bahwa gedung itu bukan sekadar hunian pribadi. Ada kemungkinan bangunan akan dimanfaatkan untuk kebutuhan bisnis, seperti kantor kreatif, ruang serbaguna, atau bahkan galeri seni dan tempat event eksklusif.
Kepemilikan properti high-end oleh selebritas bukan hal baru, namun pembelian ini tetap menjadi sorotan karena jenis bangunan yang dibeli — bekas kedutaan — serta nilai transaksinya yang besar. Ini menunjukkan tren baru di mana figur publik Korea semakin agresif dalam diversifikasi aset mereka di luar dunia hiburan.
Pengamat properti menilai, langkah Jennie ikut mencerminkan bagaimana kalangan selebritas kelas dunia kini mulai melihat properti strategis sebagai aset yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal tetapi juga sebagai kebanggaan investasi.
Nama Jennie sebelumnya telah dikenal sebagai artis dengan portofolio kerja sama brand kelas atas dan pendapatan yang terus meningkat dari berbagai sumber. Kepemilikan gedung senilai ratusan miliar ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu selebritas dengan investasi serius di luar bidang utama mereka.
Sementara itu di kalangan penggemar BLACKPINK, kabar ini disambut dengan bangga dan antusias. Banyak yang memuji keputusan Jennie dalam mengambil langkah jangka panjang demi masa depannya, serta menilai hal ini sebagai inspirasi di luar dunia musik.
Beberapa netizen bahkan menyebut bahwa pembelian gedung bekas kedutaan ini mencerminkan visi bisnis yang matang, serta menunjukkan bahwa Jennie tidak hanya fokus pada karier di panggung tetapi juga perencanaan masa depan yang cermat.
Belum ada pernyataan resmi dari agensi maupun pihak kepolisian properti mengenai detail rencana penggunaan gedung tersebut. Namun publik kini menunggu apakah bangunan megah ini akan menjadi landmark baru yang terkait erat dengan Jennie.
Kabar pembelian ini sekaligus menjadi bukti bahwa idola K-pop kini tidak hanya dilihat sebagai entertainer semata, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang cerdas dengan jejak investasi yang mulai menarik perhatian dunia properti internasional.(*)
