Jakarta, Semangatnews.com – Kepergian penyanyi Indonesia Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang, termasuk aktris Anya Geraldine. Ia membagikan kisah emosional yang terjadi tepat di saat sahabatnya itu mengembuskan napas terakhir.
Anya mengaku mengalami peristiwa yang tak biasa ketika berada di dalam pesawat dalam perjalanan dari Singapura menuju Jakarta. Saat itu ia belum mengetahui kabar bahwa Vidi telah meninggal dunia.
Menurut pengakuannya, tiba-tiba ia merasa sangat emosional ketika melihat pemandangan awan dari jendela pesawat. Tanpa alasan yang jelas, air matanya menetes meski ia biasanya mampu menahan tangis di tempat umum.
Ia bahkan sempat merekam pemandangan langit tersebut menggunakan ponselnya karena merasakan suasana yang sangat damai. Saat itu ia belum memahami mengapa perasaan tersebut muncul secara tiba-tiba.
Setelah pesawat mendarat di Jakarta, Anya baru mengetahui kabar duka bahwa Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Momen itu membuatnya terkejut karena waktu tangisannya di pesawat ternyata hampir bersamaan dengan saat sahabatnya berpulang.
Anya kemudian memeriksa galeri ponsel dan mendapati bahwa waktu ketika ia merekam awan di pesawat hampir sama dengan waktu wafatnya Vidi. Hal itu membuatnya merasa peristiwa tersebut seperti sebuah firasat.
Dalam kesempatan berbeda, ia mengaku sangat terpukul atas kepergian sosok yang selama ini dianggap sebagai sahabat sekaligus tempat berbagi cerita. Vidi disebut sebagai salah satu orang yang paling banyak memberikan dukungan dalam hidupnya.
Tangis Anya juga terlihat saat menghadiri prosesi pemakaman Vidi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Ia menyampaikan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi kehilangan tersebut.
Bagi Anya, Vidi bukan sekadar rekan di industri hiburan, tetapi juga figur yang selalu memberikan energi positif kepada orang-orang di sekitarnya. Sosoknya dikenal hangat dan mudah dekat dengan banyak orang.
Sebagai informasi, Vidi Aldiano meninggal dunia pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir.
Kisah haru yang dialami Anya Geraldine pun menjadi salah satu cerita paling menyentuh di tengah kabar duka tersebut, memperlihatkan betapa dalamnya hubungan persahabatan mereka selama ini.(*)

