Jakarta, Semangatnews.com – Pelatih Luis Enrique memilih meredam euforia publik yang mulai menjagokan Paris Saint-Germain sebagai kandidat kuat juara Liga Champions musim ini.
Meski tampil impresif dalam beberapa laga terakhir, Enrique menegaskan bahwa label favorit bukanlah hal utama yang harus dipikirkan timnya saat ini.
Menurutnya, fokus utama PSG justru terletak pada kualitas mental dan kecerdasan bermain para pemain di lapangan, bukan sekadar status unggulan di atas kertas.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ekspektasi publik setelah performa meyakinkan PSG di fase gugur kompetisi elite Eropa tersebut.
Berdasarkan data yang beredar, PSG saat ini masuk dalam jajaran tim unggulan, bahkan menempati posisi keempat dalam daftar kandidat juara dengan peluang sekitar 13,71 persen.
Namun bagi Enrique, angka tersebut tidak menjamin apa pun mengingat ketatnya persaingan di Liga Champions.
Ia menilai banyak tim besar lain yang juga memiliki peluang sama besar untuk meraih trofi, sehingga PSG tidak boleh terlena.
Sikap realistis ini juga terlihat dari pernyataannya yang mempertanyakan label favorit yang mulai disematkan kepada timnya oleh berbagai pihak.
Di sisi lain, performa PSG memang tengah meningkat, terutama setelah menunjukkan konsistensi dan efektivitas permainan dalam beberapa pertandingan penting.
Hal ini membuat publik mulai kembali percaya bahwa PSG mampu mempertahankan gelar yang mereka raih musim sebelumnya.
Meski begitu, Enrique menegaskan perjalanan masih panjang dan penuh tantangan, terutama dengan lawan-lawan kuat di fase berikutnya.
Dengan pendekatan yang tetap membumi, PSG kini berusaha menjaga fokus demi satu tujuan utama, yakni kembali mengangkat trofi Liga Champions tanpa terbebani label favorit.(*)

