Gelombang Demo ‘No Kings’ Menggila di AS, Jutaan Orang Turun ke Jalan hingga Bentrok dengan Aparat

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Gelombang demonstrasi besar bertajuk “No Kings” melanda berbagai kota di Amerika Serikat dan berubah menjadi salah satu aksi massa terbesar dalam sejarah negara tersebut.

Aksi ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump yang dinilai semakin otoriter oleh para demonstran.

Menurut laporan, jutaan warga turun ke jalan dalam lebih dari 3.300 aksi yang tersebar di seluruh 50 negara bagian.

Jumlah massa bahkan diperkirakan mencapai sekitar 8 juta orang, menjadikannya salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah modern Amerika.

Aksi berlangsung dari kota besar seperti New York, Los Angeles, hingga wilayah kecil, menunjukkan luasnya gelombang penolakan terhadap pemerintah.

Para demonstran membawa berbagai tuntutan, mulai dari penolakan kebijakan imigrasi, perang dengan Iran, hingga isu ekonomi dan demokrasi.

Namun, tidak semua aksi berjalan damai karena sejumlah kota dilaporkan mengalami kericuhan antara demonstran dan aparat keamanan.

Di Los Angeles, situasi memanas hingga polisi mengeluarkan gas air mata untuk membubarkan massa yang dianggap melanggar aturan.

Bentrok juga terjadi di beberapa kota lain seperti Portland dan Denver, dengan sejumlah orang diamankan oleh pihak berwenang.

Meski demikian, sebagian besar aksi tetap berlangsung damai dan terorganisir dengan baik oleh berbagai kelompok aktivis.

Fenomena ini menegaskan meningkatnya ketegangan politik di Amerika Serikat yang kini menjadi sorotan dunia internasional.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.