Tinggalkan Gemerlap Dunia Hiburan, Feby Febiola Pilih Hidup Sederhana di Bali

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Aktris senior Feby Febiola mengungkapkan bahwa dirinya kini menikmati kehidupan yang jauh lebih tenang setelah menetap di Bali. Ia memilih menjalani hidup sebagai “orang biasa” dan menjauh dari sorotan dunia hiburan.

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upayanya mencari ketenangan batin setelah bertahun-tahun berkecimpung di industri hiburan Tanah Air. Kini, Feby lebih fokus pada kehidupan pribadi bersama keluarga.

Dalam kesehariannya, Feby mengaku tidak lagi menjalani kehidupan glamor seperti saat aktif di dunia akting. Ia lebih menikmati perannya sebagai istri dan mendampingi sang suami, Franky Sihombing.

Ia bahkan menyebut dirinya kini hidup layaknya masyarakat biasa tanpa embel-embel status selebritas. Kehidupan sederhana tersebut justru membuatnya merasa lebih damai dan bahagia.

Feby diketahui telah menetap di Bali selama kurang lebih satu dekade. Keputusan itu didasari oleh kedekatan emosional yang ia rasakan dengan lingkungan di Pulau Dewata.

Menurutnya, Bali memberikan suasana yang berbeda dibandingkan hiruk-pikuk kota besar seperti Jakarta. Ia merasa lebih nyaman dan bisa menjalani hidup dengan ritme yang lebih santai.

Meski demikian, Feby menegaskan bahwa ketenangan yang ia rasakan bukan semata karena tempat tinggal. Ia menyebut faktor kedewasaan dan cara pandang hidup turut berperan besar.

Perjalanan hidupnya juga tidak lepas dari pengalaman berat, termasuk saat berjuang melawan penyakit serius beberapa tahun lalu. Kini setelah pulih, ia semakin menghargai hidup.

Selain menjalani kehidupan rumah tangga, Feby juga tetap menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga. Aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan hidupnya.

Ia pun kini lebih selektif dalam memilih pekerjaan di dunia hiburan, dengan fokus pada hal-hal yang benar-benar memberikan makna bagi dirinya.

Dengan gaya hidup yang lebih sederhana, Feby Febiola membuktikan bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari popularitas, melainkan dari ketenangan hati dan penerimaan diri.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.