Harga LPG Terbaru Diumumkan, Ini Rincian Lengkap dari Gas 3 Kg hingga 12 Kg di 2026

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pemerintah resmi menetapkan harga terbaru liquefied petroleum gas (LPG) yang berlaku di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari, terutama untuk memasak.

Dalam penetapan terbaru, pemerintah memastikan harga LPG subsidi 3 kilogram tetap tidak mengalami kenaikan. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat kecil di tengah tekanan ekonomi global.

Harga LPG 3 kg atau yang dikenal sebagai “gas melon” masih berada di kisaran Rp19.000 hingga Rp22.000 per tabung di tingkat pangkalan resmi. Angka tersebut tetap mengikuti batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, untuk LPG non-subsidi mengalami penyesuaian harga di sejumlah wilayah. Produk Bright Gas ukuran 5,5 kg kini berada di kisaran Rp107.000 per tabung setelah mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp90.000.

Untuk ukuran 12 kg, harga terbaru juga mengalami kenaikan signifikan. Di sejumlah wilayah seperti Jawa dan Bali, LPG 12 kg kini dibanderol sekitar Rp228.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp192.000.

Kenaikan harga LPG non-subsidi ini tidak lepas dari dinamika global, terutama melonjaknya harga energi dunia. Konflik geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu faktor yang memicu kenaikan harga kontrak LPG internasional.

Pemerintah melalui Pertamina memastikan bahwa penyesuaian harga hanya berlaku untuk LPG non-subsidi. Dengan demikian, masyarakat kecil tetap terlindungi melalui harga gas 3 kg yang stabil.

Meski terjadi kenaikan pada LPG non-subsidi, pemerintah menjamin ketersediaan stok dalam kondisi aman. Distribusi juga terus diawasi agar tidak terjadi kelangkaan di lapangan.

Di sisi lain, pengawasan terhadap penggunaan LPG subsidi diperketat. Pemerintah ingin memastikan bahwa gas 3 kg hanya digunakan oleh masyarakat yang berhak.

Langkah ini juga bertujuan mencegah peralihan pengguna LPG non-subsidi ke LPG subsidi yang dapat mengganggu distribusi.

Dengan penetapan harga terbaru ini, masyarakat diimbau lebih bijak dalam menggunakan energi serta menyesuaikan kebutuhan dengan jenis LPG yang digunakan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.