Jakarta, Semangatnews.com – Kontroversi mewarnai laga lanjutan kompetisi sepak bola Indonesia antara Bhayangkara FC dan Persib Bandung. Insiden yang melibatkan Henry Doumbia dan Marc Klok menjadi sorotan publik.
Ketegangan bermula dari tudingan yang dilayangkan Bhayangkara FC terhadap kapten Persib, Marc Klok. Ia diduga melontarkan ucapan bernuansa rasis kepada Doumbia saat pertandingan berlangsung.
Pihak Bhayangkara FC kemudian merilis pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Mereka menyebut Doumbia merasa menjadi korban tindakan rasis pada babak pertama pertandingan.
Laporan tersebut bahkan telah diteruskan ke Komite Disiplin PSSI. Manajemen Bhayangkara menegaskan bahwa tindakan rasisme tidak dapat ditoleransi dalam sepak bola.
Insiden ini memicu perdebatan sengit di lorong pemain saat jeda pertandingan. Kapten Bhayangkara Wahyu Subo Seto terlihat mendatangi Klok untuk meminta klarifikasi.
Situasi sempat memanas dan terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Beberapa pemain dari kedua tim juga ikut terlibat dalam ketegangan tersebut.
Di sisi lain, Persib Bandung langsung memberikan respons tegas. Mereka membela Marc Klok dan menyebut tuduhan tersebut harus dibuktikan secara jelas.
Klok sendiri membantah keras tudingan tersebut. Ia menyebut insiden yang terjadi hanyalah kesalahpahaman komunikasi di lapangan.
Menurut penjelasan Klok, ia hanya meminta bola kepada Doumbia dengan ucapan biasa dalam situasi pertandingan. Namun ucapan tersebut diduga disalahartikan.
Persib juga menilai penyebaran tuduhan tanpa bukti dapat merugikan reputasi pemain. Mereka meminta klarifikasi resmi dari pihak Bhayangkara.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan menunggu keputusan dari Komite Disiplin PSSI. Hasil investigasi akan menjadi penentu apakah insiden ini berujung sanksi atau hanya kesalahpahaman.(*)

