Jakarta, Semangatnews.com – Penampilan tiga pemain diaspora dalam skuad Timnas Indonesia U-17 menjadi perhatian khusus publik Asia jelang bergulirnya Piala Asia U-17 2026. Kehadiran mereka dinilai membawa warna baru sekaligus meningkatkan daya saing Garuda Muda di level internasional.
Sorotan tersebut datang dari Asian Football Confederation yang menilai kontribusi pemain diaspora bisa menjadi faktor pembeda dalam perjalanan Indonesia di turnamen ini. Mereka dianggap memiliki pengalaman bermain di luar negeri yang lebih matang dibandingkan pemain lokal seusianya.
Tiga nama yang mencuri perhatian adalah Mike Rajasa, Noha Pohan, dan Mathew Baker. Ketiganya merumput di klub luar negeri dan membawa pengalaman kompetisi Eropa serta Australia ke dalam skuad muda Indonesia.
Mike Rajasa yang bermain di FC Utrecht dikenal sebagai gelandang dengan visi permainan tajam. Sementara Noha Pohan dari NAC Breda memiliki kemampuan bertahan yang solid serta disiplin tinggi dalam menjaga lini belakang.
Di sisi lain, Mathew Baker menjadi pemain yang paling berpengalaman. Ia pernah tampil di ajang internasional sebelumnya dan diharapkan mampu menjadi pemimpin di lapangan bagi rekan-rekannya.
Kehadiran mereka melengkapi total 23 pemain yang dibawa pelatih Kurniawan Dwi Yulianto ke Arab Saudi. Kombinasi pemain lokal dan diaspora diyakini akan menciptakan keseimbangan dalam tim.
Indonesia sendiri tergabung dalam grup berat bersama Jepang, China, dan Qatar. Tantangan besar sudah menanti sejak fase grup, sehingga peran pemain diaspora dinilai sangat krusial.
AFC menilai Indonesia sebagai salah satu tim yang patut diwaspadai jika mampu memaksimalkan potensi para pemain mudanya. Terlebih, pengalaman internasional yang dimiliki pemain diaspora bisa membantu menghadapi tekanan pertandingan besar.
Turnamen ini juga menjadi ajang pembuktian bagi Garuda Muda setelah hasil kurang memuaskan di level regional sebelumnya. Kesempatan tampil di panggung Asia diharapkan mampu mengangkat performa tim secara keseluruhan.
Selain itu, Piala Asia U-17 menjadi jalur penting menuju Piala Dunia U-17. Tim yang mampu melaju jauh akan mendapatkan tiket ke ajang global tersebut.
Dengan sorotan yang semakin besar, publik Indonesia kini menaruh harapan tinggi pada para pemain diaspora untuk membawa perubahan nyata dan mengangkat prestasi sepak bola usia muda Tanah Air.(*)

