Dua Supertanker Iran Tembus Blokade AS, Masuk Perairan RI, Kemlu Tegaskan Sesuai Hukum Internasional

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Kehadiran dua supertanker asal Iran di perairan Indonesia menjadi sorotan internasional di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Kapal-kapal raksasa tersebut dilaporkan berhasil lolos dari blokade Amerika Serikat sebelum akhirnya memasuki wilayah maritim Indonesia.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia pun angkat bicara mengenai kabar tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa aktivitas pelayaran kedua kapal masih dalam koridor hukum internasional yang berlaku.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyatakan bahwa Indonesia telah mencatat keberadaan kapal-kapal tersebut dan melakukan verifikasi di lapangan. Pemerintah juga memastikan koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk memantau situasi.

Menurut Kemlu, kapal-kapal asing yang melintas di wilayah Indonesia memiliki hak lintas sesuai aturan internasional. Prinsip ini merujuk pada Konvensi Hukum Laut PBB atau UNCLOS 1982 yang menjadi dasar navigasi global.

Dua supertanker tersebut diketahui merupakan jenis Very Large Crude Carrier (VLCC) milik Iran. Kapal ini memiliki kapasitas besar untuk mengangkut minyak mentah dalam jumlah jutaan barel.

Laporan dari lembaga pemantau maritim menyebutkan kapal pertama membawa minyak mentah bernilai hingga miliaran dolar. Sementara kapal kedua juga mengangkut hampir dua juta barel minyak mentah.

Kedua kapal dilaporkan memasuki perairan Indonesia melalui Selat Lombok sebelum bergerak menuju wilayah Kepulauan Riau. Pergerakan ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan jalur distribusi energi global.

Masuknya kapal tersebut tidak terlepas dari ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Sebelumnya, AS diketahui menerapkan pembatasan ketat terhadap kapal-kapal Iran di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, pemerintah Indonesia menegaskan tidak ada pelanggaran hukum dalam peristiwa ini. Selama memenuhi ketentuan internasional, kapal asing tetap diperbolehkan melintas.

Kemlu juga memastikan bahwa pemantauan akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah Indonesia. Jalur diplomasi tetap dibuka untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Dengan situasi geopolitik yang memanas, kehadiran supertanker Iran di perairan Indonesia menjadi simbol kompleksnya dinamika global yang kini ikut berdampak hingga kawasan Asia Tenggara.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.