Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama memulai akhir pekan Moto3 Prancis 2026 dengan performa cukup menjanjikan. Pada sesi latihan bebas pertama atau FP1 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Jumat (8/5/2026), Veda berhasil finis di posisi ke-11.
Rider Honda Team Asia itu mencatat waktu terbaik 1 menit 41,887 detik dalam sesi yang berlangsung ketat sejak awal. Veda hanya terpaut tipis dari kelompok 10 besar yang didominasi pembalap KTM.
Persaingan menarik terjadi antara Veda dan pembalap Malaysia, Hakim Danish. Pada FP1 kali ini, Hakim tampil sedikit lebih unggul dengan menempati posisi ketujuh dan menjadi salah satu rookie terbaik di sesi pembuka Moto3 Prancis.
Veda sebenarnya sempat tampil impresif di awal sesi dan masuk dalam jajaran 10 besar. Namun memasuki menit-menit akhir, beberapa pembalap berhasil mempertajam catatan waktunya sehingga pembalap Indonesia itu harus turun ke posisi ke-11.
Meski demikian, performa Veda tetap mendapat sorotan positif karena ia mampu bersaing ketat dengan para rookie unggulan Moto3 musim ini. Selisih waktunya dengan Hakim Danish bahkan hanya terpaut kurang dari dua persepuluh detik.
Pembalap tercepat pada FP1 Moto3 Prancis diraih Alvaro Carpe. Rider KTM tersebut mencetak waktu terbaik 1 menit 41,252 detik dan unggul atas Davide Almansa serta Adrian Fernandez yang melengkapi posisi tiga besar.
Bagi Veda, hasil ini menjadi modal penting menghadapi sesi practice dan kualifikasi berikutnya di Le Mans. Setelah tampil cukup baik pada seri sebelumnya di Jerez, pembalap asal Indonesia itu kembali menunjukkan perkembangan positif di musim debutnya di Moto3.
Musim 2026 memang menjadi panggung pembuktian bagi Veda Ega Pratama setelah promosi ke Moto3 bersama Honda Team Asia. Sebelumnya ia sukses mencuri perhatian lewat podium bersejarah di GP Brasil dan beberapa penampilan kompetitif sepanjang awal musim.
Persaingan antara Veda dan Hakim Danish juga menjadi perhatian penggemar balap Asia Tenggara. Keduanya dikenal sebagai lulusan kompetisi junior Asia yang kini mulai menunjukkan kapasitas di level dunia.
Tidak hanya di Moto3, Indonesia juga memiliki wakil lain di Moto2 yakni Mario Suryo Aji. Namun pada sesi FP1 Moto2 Prancis, Mario mengalami kesulitan dan harus menutup sesi di posisi ke-27.
Seluruh pembalap Moto3 dijadwalkan kembali turun lintasan untuk menjalani sesi practice penentuan tiket Q2. Veda diharapkan mampu memperbaiki catatan waktunya dan menembus posisi 10 besar demi peluang start lebih baik pada balapan utama GP Prancis.(*)

