Perantau Manggopoh Tangerang Banten Dukung Penulisan Sejarah Siti Mangopoh

by -

semangatnews.com, Tanggerang – Perantau Manggopoh Tanggerang Banten akan selalu memberikan dukungan terhadap penulisan penelitian sejarah Siti Manggopoh sebagai usaha dan upaya bagaimana “Mandeh Siti – Singa Betina” dari Ranah Minang menjadi pahlawan nasional. Tentu ini mampu meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Manggopoh ikut serta berkontribusi dalam pergerakan perintis kemerdekaan Republik Indonesia perlawan rakyat dalam perang Belasting terhadap kaum penjajah Belanda tahun 1908.

Hal ini disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Tanggerang (UMT) Dr. H. Desri Arwen, M.Pd. ketika menerima kunjungan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ridwan Dt Tumbijo, bersama Dinas Kebudayaan Sumbar, Camat Lubuak Basung dan 5 Walinagari se Kecamatan Lubuk Basung, Selasa siang (12 Mei 2026).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum dan beberapa pengurus Ikatan Keluarga Srikandi Manggopoh (IKSM), beberapa akademisi UMT asal Nagari Manggopoh, Walinagari se Kecamatan Lubuk Basung, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Kabid Jarahnitra.

Rektor UMT Banten ini juga menyampaikan, patriotik perjuangan perlawanan Siti Manggopoh dan para tokoh pejuang perang Belasting Manggopoh merupakan orang-orang hebat, tinggi ilmu agama Islamnya dan kuat budaya tradisi silatnya, karena telah membuat para pasukan Belanda di Manggopoh tidak berkutik dan banyak menjadi koban perang dimasa itu.

“Rasa-rasa tidak ada seperti Siti Manggopoh dan para pejuang perlawan belasting kehebatan dan ketaatan agama, setelah kemerdekaan Republik Indonesia ditahun 1945. Karena itu kita tidak menginginkan sejarah itu hilang ditengah-tengah kehidupan masyarakat  Manggopoh saat ini,” ungkap Desri Arwen.

Desri Awen juga sampaikan, terima kasih kepada Anggota DPRD Ridwan Dt Tumbijo bersama Dinas Kebudayaan Sumbar telah menyelenggakan kegiatan penulisan dan penelitian sejarah Siti Manggopoh tahun ini, semoga buku sejarah perlawan perjuangan Siti Manggopoh ini sesegera dapat dilauching.

” Karena selama ini buku dan cerita-cerita heroik perjuangan Siti Manggopoh lebih banyak baru secara-cerita mulut ke mulut, belum berdasarkan data dan penelitiaan sejarah oleh peneliti Sumbar saat ini, mudah-mudahan saja cerita-cerita heroik yang berkembang ditengah-tengah masyarakat saat ini benar adanya, sesuai dengan bukti-bukti kajian dan penelusuran sejarah oleh peneliti ini,” harap Desri Arwen bersemangat.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ridwan Dt Tumbijo dalam kesempatan juga menyampaikan, kedatangan ke UMT merupakan kegiatan silaturrahmi dan berbagi informasi sesama masyarakat yang tumbuh dan berkampung halaman di Manggopoh di rantau Tanggerang Banten.

“Kemajuan pembangunan daerah Provinsi Sumatera Barat tidak terlepas dari dukungan para perantau minimal untuk nagari kampung halamannya. Kita tahu kemajuan pembangunan dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Manggopoh merupakan tugas dan tanggungjawab kita bersama ranah dan rantau, menjaga nama baik Manggopoh merupakan salah satu ibadah jihat,” seru Ridwan Dt Tumbijo.

Ridwan juga menyampaikan proses pelaksanaan pembuatan penulisan dan penelitian sejarah Mandeh Siti ini, butuh masukan dan saran pendapat dalam kesempurnaan terbitnya buku yang bermakna ini. Kehadiran buku bernilai sejarah ini dapat memberikan referensi yang kuat dalam dukungan bukti untuk menjadikan Mandeh Siti menjadi Pahlawan Nasional.

“Semangat dan kepedulian Rektor UMT dan para perantau Manggopoh di Tanggerang dan semua daerah di Indonesia tentunya akan memperkaya keradaan buku ini kelak. Secara lisan terlebih dahulu kepada dunsanak kito dan ado Provinsi Banten ini untuk dapat ikut serta dalam kegiatan Forum Group Diskusi (FGD) pembahasan buku Sejarah Siti Manggopoh dan pada saat launching ikut hadir di Manggopoh yang direncakan akan dilauching oleh Menteri Kabudayaan RI,” jelasnya.

Ridwan dalam kesempatan itu juga menyampaikan, bahwa sahnya pengurusan lahan tanah untuk rencana pembangunan Universitas Muhammadiyah Siti Manggopoh masih terus berproses sebagaimana aturan yang berlaku.

“Kami di kampung amat menunggu akan ada investasi pembangunan Universitas di Manggopoh merupakan salah satu upaya meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Nagari  Manggopoh, sehingga berpendidikan tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat lebih baik lagi dari tahun ke tahun,” ungkapnya.

Kadis Kebudayan Sumbar yang diwakili Kabid Jarahnitra Zardi Syahrir,SH.MM juga mengatakan program pembuatan buku sejarah Siti Manggopoh merupakan kegiatan kerja Bidang Jarahnitra yang memiliki tahapan-tahapa proses kerja Tim Kerja tim penulis yang telah di SK Gubernur Sumatera Barat.

“Ada 4 tahan proses kegiatan pembuatan, penelitian buku sejarah Siri Manggopoh, pertama penghimpun data dan informasi oleh Tim Peneliti, kedua dilakukan dengan Forum Group Diskusi, dan dengar Pendapat akan dilaksanakan pada bulan Oktober – November 2026, yang ketiga pembuatan  cetak buku sejarah dan yang keempat melakukan louncing buku di akhir tahun 2026 ini. Mudah-mudahan semua tahapan pembuatan buku  dapat berjalan dengan lancar, sehingga yang keempat, buku menjadi kenyatatan,” doanya. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.