Ditemani Sang Istri, Nadiem Jalani Operasi Usai Dituntut 18 Tahun Penjara

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan publik setelah menjalani operasi medis usai menghadapi sidang tuntutan kasus dugaan korupsi Chromebook. Momen tersebut berlangsung emosional karena ia didampingi langsung oleh sang istri, Franka Franklin.

Nadiem diketahui baru saja dituntut hukuman 18 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di lingkungan Kemendikbudristek.

Dalam unggahan yang beredar di media sosial, terlihat Franka setia menemani suaminya menuju ruang operasi. Suasana haru menyelimuti keluarga kecil mereka di tengah tekanan hukum yang sedang dihadapi mantan bos Gojek tersebut.

Liputan6 melaporkan bahwa operasi tersebut merupakan tindakan medis kelima yang dijalani Nadiem dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi kesehatannya sebelumnya memang sempat menjadi perhatian dalam proses persidangan.

Kuasa hukum Nadiem sebelumnya juga sempat meminta pengalihan status penahanan menjadi tahanan rumah demi alasan kesehatan dan pemulihan pascaoperasi. Permohonan itu kemudian dikabulkan majelis hakim dengan sejumlah syarat tertentu.

Kasus yang menjerat Nadiem sendiri berkaitan dengan proyek pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek yang disebut merugikan negara hingga triliunan rupiah. Jaksa menilai terdakwa bertanggung jawab atas kebijakan yang dinilai bermasalah tersebut.

Tak hanya hukuman penjara, jaksa juga menuntut pembayaran denda dan uang pengganti dalam jumlah fantastis. Tuntutan tersebut memicu perhatian besar publik karena menyeret salah satu tokoh populer di dunia pendidikan dan teknologi Indonesia.

Di sisi lain, tim kuasa hukum menilai tuntutan terhadap Nadiem tidak berdasarkan fakta persidangan. Mereka menegaskan tidak ada bukti aliran dana maupun niat jahat yang dapat membuktikan dakwaan jaksa secara kuat.

Nadiem sendiri sempat mengungkapkan rasa kecewanya atas tuntutan 18 tahun penjara tersebut. Ia bahkan menyebut tuntutan yang diterimanya terasa lebih berat dibanding sejumlah kasus kriminal lain yang pernah ia dengar.

Dukungan kepada Nadiem juga terus berdatangan dari sejumlah simpatisan. Dalam beberapa sidang sebelumnya, sejumlah pengemudi ojek online terlihat hadir memberikan dukungan moral kepada pendiri Gojek itu.

Kini perhatian publik tertuju pada kelanjutan proses hukum yang akan dijalani Nadiem setelah operasi medisnya selesai. Di tengah tekanan kasus besar dan kondisi kesehatan yang menurun, dukungan keluarga tampak menjadi kekuatan utama bagi mantan menteri tersebut.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.