Ronaldo Antar Al Nassr Juara, Tapi Mahkota Top Skor Lepas di Pekan Terakhir

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Cristiano Ronaldo sukses membawa Al Nassr menjuarai Liga Arab Saudi musim 2025/2026 setelah menang telak 4-1 atas Damac pada laga terakhir kompetisi. Namun di tengah euforia gelar juara, Ronaldo harus rela kehilangan gelar pencetak gol terbanyak musim ini.

Pertandingan penentuan yang berlangsung di Al Awwal Park menjadi malam penuh emosi bagi megabintang asal Portugal tersebut. Ronaldo mencetak dua gol penting yang membantu Al Nassr memastikan trofi juara liga setelah persaingan ketat dengan Al Hilal sepanjang musim.

Dua gol tambahan itu membuat Ronaldo menutup musim dengan koleksi gol impresif. Namun jumlah tersebut masih belum cukup untuk mempertahankan gelar top skor yang sebelumnya berhasil ia raih dalam dua musim beruntun.

Gelar pencetak gol terbanyak Liga Arab Saudi akhirnya jatuh ke tangan striker Al Qadisiya, Julian Quinones. Penyerang asal Meksiko itu tampil konsisten sepanjang musim dan berhasil unggul tipis dari Ronaldo di papan top skor.

Meski gagal merebut sepatu emas, Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian dalam laga pamungkas tersebut. Ia bahkan terlihat menangis haru usai peluit akhir berbunyi sebagai tanda emosional setelah akhirnya membawa Al Nassr meraih trofi liga.

Keberhasilan Al Nassr menjadi juara sekaligus mengakhiri penantian panjang klub asal Riyadh itu untuk kembali menjadi penguasa Liga Arab Saudi. Gelar ini juga menjadi trofi liga pertama Ronaldo sejak bergabung dengan klub pada akhir 2022.

Sepanjang musim ini Ronaldo memang tampil luar biasa meski usianya sudah menginjak 41 tahun. Ia masih menjadi mesin gol utama Al Nassr dan beberapa kali memecahkan rekor individu di kompetisi Saudi Pro League.

Salah satu rekor yang berhasil dicatat Ronaldo adalah menjadi pemain dengan jumlah gol kandang terbanyak sepanjang sejarah Al Nassr di Liga Arab Saudi. Catatan itu mempertegas pengaruh besar sang kapten di klub berjuluk The Global Club tersebut.

Selain Ronaldo, kemenangan Al Nassr atas Damac juga ditentukan lewat kontribusi Sadio Mane dan Kingsley Coman yang masing-masing menyumbang gol. Kombinasi lini serang bertabur bintang itu membuat Al Nassr tampil dominan di laga penutup musim.

Keberhasilan meraih gelar juara menjadi jawaban atas kritik yang sempat menghampiri Al Nassr musim ini. Sebelumnya mereka gagal di sejumlah turnamen domestik maupun Asia sehingga tekanan terhadap Ronaldo dan tim sempat meningkat.

Kini Ronaldo menutup musim dengan dua cerita berbeda, yakni keberhasilan membawa Al Nassr menjadi juara dan kegagalan mempertahankan gelar top skor. Meski begitu, pencapaian sang megabintang tetap dianggap luar biasa mengingat perannya yang begitu besar sepanjang musim kompetisi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.