Veda Ega Tertahan di Posisi 21, Mugello Jadi Tantangan Berat Jelang Kualifikasi

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus mengakhiri sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Italia 2026 di posisi ke-21 setelah menghadapi persaingan ketat di Sirkuit Mugello, Sabtu (30/5). Hasil tersebut membuatnya harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan performa menjelang sesi kualifikasi.

Sejak awal sesi, Veda sebenarnya sempat menunjukkan perkembangan positif dan mampu bersaing di papan tengah. Namun perubahan catatan waktu yang sangat cepat dari para rival membuat posisinya perlahan turun hingga keluar dari 20 besar.

Moto3 dikenal sebagai kelas dengan persaingan waktu yang sangat rapat. Selisih beberapa persepuluh detik saja bisa membuat seorang pembalap turun banyak posisi dalam klasemen sesi latihan.

Pada akhir sesi, Veda membukukan catatan waktu yang menempatkannya di urutan ke-21. Meski demikian, jarak waktunya dengan kelompok tengah tidak terlalu jauh sehingga peluang memperbaiki posisi masih terbuka.

Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danish berhasil mencatat hasil lebih baik dengan finis di posisi ke-17. Penampilannya cukup mencuri perhatian karena sempat merangsek ke posisi yang lebih tinggi sebelum sesi berakhir.

Di barisan depan, pembalap Spanyol Alvaro Carpe tampil impresif dengan menjadi yang tercepat pada FP2. Ia berhasil mencatatkan waktu terbaik dan mengungguli sejumlah pesaing kuat lainnya di Mugello.

Meski hasil FP2 belum sesuai harapan, Veda masih memiliki modal penting untuk menghadapi rangkaian berikutnya. Sebelumnya ia berhasil menunjukkan performa cukup baik pada sesi practice yang membuatnya tetap berada dalam persaingan menuju kualifikasi.

Mugello sendiri dikenal sebagai salah satu lintasan paling menantang di kalender Moto3. Karakter trek yang cepat dan memiliki banyak tikungan teknis sering membuat para pembalap harus menemukan setelan motor yang sangat presisi.

Bagi Veda, hasil latihan ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki ritme balapan. Tim Honda Team Asia diperkirakan akan fokus meningkatkan kecepatan motor sekaligus mencari kombinasi ban yang lebih optimal.

Performa Veda musim ini sebenarnya cukup menjanjikan. Pembalap asal Indonesia tersebut beberapa kali mampu bersaing di papan tengah dan mengoleksi hasil positif pada seri-seri sebelumnya.

Dengan masih tersisa sesi penting sebelum balapan utama, peluang Veda untuk bangkit tetap terbuka lebar. Dukungan publik Indonesia pun diharapkan menjadi tambahan motivasi agar ia mampu tampil lebih kompetitif sepanjang akhir pekan Moto3 Italia 2026.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.