Daus Mini Geram Identitasnya Dipakai Sebar Konten Negatif, Beri Tenggat 3 Hari kepada Pelaku

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Daus Mini mengambil sikap tegas terhadap dugaan penyalahgunaan identitasnya di platform TikTok. Komedian tersebut resmi melayangkan somasi terbuka setelah mengetahui nama dan fotonya digunakan oleh sejumlah akun untuk menyebarkan konten yang dinilai mengandung ujaran kebencian dan berpotensi merusak citranya.

Melalui kuasa hukumnya, Daus meminta para pengelola akun yang dimaksud segera menghapus seluruh konten yang memakai identitasnya. Peringatan itu disertai batas waktu selama tiga hari sejak somasi diumumkan kepada publik.

Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa somasi bukan sekadar peringatan biasa. Jika tidak diindahkan, langkah berikutnya adalah membawa persoalan tersebut ke jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Daus mengaku awalnya menganggap akun-akun tersebut hanya dibuat untuk bercanda. Namun seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang melaporkan adanya aktivitas akun tersebut sehingga ia memutuskan untuk bertindak lebih serius.

Ia menyebut sedikitnya terdapat tiga akun yang mengatasnamakan dirinya. Akun-akun tersebut diduga aktif memasuki siaran langsung pengguna lain dan memancing perdebatan menggunakan identitas Daus Mini.

Menurut Daus, tindakan tersebut telah membuat sebagian masyarakat mengira konten negatif yang beredar benar-benar berasal darinya. Hal itu dikhawatirkan dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap dirinya sebagai figur publik.

Daus juga menduga pelaku sengaja menyamarkan identitas dengan menggunakan teknologi pengubah suara saat berinteraksi di TikTok. Modus tersebut dinilai membuat sebagian pengguna sulit membedakan antara akun asli dan akun palsu.

Kasus ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan identitas digital masih menjadi tantangan di era media sosial. Figur publik menjadi salah satu pihak yang rentan menjadi korban pencatutan nama untuk berbagai kepentingan yang tidak bertanggung jawab.

Pengamat juga mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap akun yang belum terverifikasi. Memastikan keaslian identitas sebuah akun menjadi langkah awal untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru.

Daus berharap langkah hukum yang diambil dapat memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menjadi pembelajaran bagi pihak lain agar tidak menggunakan identitas seseorang tanpa izin untuk kepentingan tertentu.

Hingga saat ini, Daus Mini masih menunggu respons dari pihak yang diduga mencatut identitasnya. Apabila tidak ada penyelesaian dalam batas waktu yang telah diberikan, proses hukum dipastikan akan menjadi langkah lanjutan yang ditempuh.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.