Jakarta, Semangatnews.com – Kabar duka datang dari industri musik internasional. Penyanyi asal Inggris, Lauren Bennett, yang dikenal luas lewat lagu hit Party Rock Anthem, dikabarkan meninggal dunia pada usia 37 tahun. Kepergiannya meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya di berbagai belahan dunia.
Kabar wafatnya Lauren dikonfirmasi oleh rekan-rekan satu grupnya di G.R.L. melalui unggahan di media sosial. Dalam pernyataan tersebut, mereka menyampaikan rasa kehilangan yang begitu besar atas sosok yang dikenal penuh semangat dan selalu membawa energi positif di setiap kesempatan.
Dalam pesan emosional yang dibagikan, para personel G.R.L. mengenang Lauren sebagai pribadi yang penuh kasih, hangat, dan mampu menghadirkan tawa bagi orang-orang di sekitarnya. Mereka juga menyebut kenangan bersama Lauren akan selalu hidup di hati seluruh anggota grup.
Hingga saat ini, pihak keluarga maupun manajemen belum memberikan penjelasan resmi mengenai penyebab meninggalnya Lauren Bennett. Sejumlah media internasional menyebut informasi terkait penyebab kematian masih belum diumumkan kepada publik.
Lauren Bennett mulai dikenal dunia musik setelah menjadi pengisi vokal dalam lagu Party Rock Anthem milik LMFAO bersama GoonRock. Lagu tersebut menjadi fenomena global dan menduduki puncak tangga lagu di berbagai negara sejak dirilis pada 2011.
Setelah sukses bersama LMFAO, Lauren melanjutkan kariernya dengan bergabung ke G.R.L. Grup tersebut melahirkan sejumlah lagu populer seperti Ugly Heart dan Wild Wild Love, yang semakin mengukuhkan namanya di industri musik pop internasional.
Kepergian Lauren menjadi kehilangan kedua yang dialami G.R.L. setelah sebelumnya salah satu personelnya, Simone Battle, meninggal dunia pada 2014. Peristiwa tersebut kembali membangkitkan kesedihan bagi para penggemar grup tersebut.
Selain aktif bersama grup musik, Lauren juga dikenal sebagai penyanyi solo dan pernah berkolaborasi dengan sejumlah musisi ternama. Kariernya menunjukkan perjalanan panjang dalam dunia musik pop dan dance sejak usia muda.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari para penggemar dan sesama musisi melalui media sosial. Banyak yang mengenang suara khas Lauren serta kontribusinya terhadap lagu-lagu yang menjadi soundtrack generasi awal 2010-an.
Lauren juga meninggalkan seorang putri yang masih berusia enam tahun. Kabar tersebut semakin menambah rasa haru dari para penggemarnya yang mengenang perjalanan hidup dan karier sang penyanyi.
Kepergian Lauren Bennett menjadi kehilangan besar bagi industri musik internasional. Meski telah berpulang, karya-karyanya akan terus dikenang sebagai bagian dari era keemasan musik pop dan elektronik yang pernah mewarnai tangga lagu dunia.(*)

