Jakarta, Semangatnews.com – Perdagangan emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Senin (3/8/2026) dibuka dengan kabar menggembirakan bagi para investor. Harga emas naik menjadi Rp2.610.000 per gram setelah mengalami kenaikan Rp7.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Kenaikan tersebut sekaligus menandai pulihnya harga emas Antam pada awal Agustus. Perubahan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena logam mulia masih dianggap sebagai pilihan investasi yang relatif aman ketika kondisi ekonomi global belum sepenuhnya stabil.
Selain harga jual, nilai buyback juga bergerak naik menjadi Rp2.379.000 per gram. Kenaikan harga beli kembali ini memberikan keuntungan tambahan bagi masyarakat yang ingin menjual emas yang dimilikinya pada hari ini.
Harga emas Antam ditentukan berdasarkan sejumlah indikator, termasuk perkembangan harga emas internasional, pergerakan dolar AS, serta kondisi permintaan di pasar domestik maupun global. Perubahan faktor-faktor tersebut membuat harga dapat berubah setiap hari.
Bagi investor jangka panjang, kenaikan harga saat ini dinilai masih berada dalam tren yang wajar. Banyak pelaku investasi memilih tetap mengoleksi emas secara berkala untuk menjaga nilai aset mereka dari tekanan inflasi.
Rincian harga menunjukkan emas pecahan 1 gram dijual Rp2.610.000, sementara ukuran 3 gram dipatok Rp7.715.000. Adapun emas 10 gram dibanderol Rp25.595.000 pada perdagangan hari ini.
Untuk pecahan yang lebih besar, harga emas 50 gram mencapai Rp127.645.000, sedangkan emas 100 gram dijual Rp255.212.000. Harga tersebut mengikuti penyesuaian yang dilakukan berdasarkan harga dasar emas Antam.
Masyarakat yang melakukan pembelian emas tetap perlu memperhatikan ketentuan pajak yang berlaku. Begitu pula transaksi buyback dengan nilai tertentu akan dikenakan PPh Pasal 22 sesuai aturan pemerintah.
Sejumlah pengamat memperkirakan harga emas masih memiliki peluang bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi pasar global dan kebijakan ekonomi negara-negara besar diperkirakan akan menjadi faktor utama yang memengaruhi arah harga logam mulia.
Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat Indonesia. Selain mudah diperjualbelikan, logam mulia juga dinilai mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Kenaikan harga menjadi Rp2.610.000 per gram pada awal pekan ini memperlihatkan bahwa emas Antam masih memiliki daya tarik kuat di pasar domestik. Investor pun akan terus mencermati perkembangan harga untuk menentukan waktu yang tepat dalam membeli maupun menjual emas.(*)

