Jakarta, Semangatnews.com – Industri hiburan Tanah Air kembali kehilangan salah satu aktor senior terbaiknya. Diding Boneng meninggal dunia pada Senin (3/8/2026) setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya dalam beberapa waktu terakhir.
Kabar duka tersebut langsung mengundang simpati dari berbagai kalangan. Banyak rekan sesama artis dan pencinta film mengenang Diding Boneng sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia seni peran.
Menurut keterangan keluarga, kondisi kesehatan Diding Boneng menurun akibat serangan stroke. Penyakit tersebut membuat kemampuan berbicaranya hilang karena gangguan pada bagian lidah yang terdampak stroke.
Meski demikian, semangat almarhum untuk tetap berkegiatan tidak pernah hilang. Ia masih ingin berkunjung ke Taman Ismail Marzuki yang selama ini menjadi tempat berkumpul para seniman, meskipun akhirnya dicegah oleh keluarga demi keselamatannya.
Beberapa hari sebelum meninggal, Diding Boneng baru saja kembali dari rumah sakit setelah menjalani perawatan intensif. Selama berada di rumah, ia lebih banyak beristirahat di kamar dan menjalani masa pemulihan bersama keluarga.
Keluarga menggambarkan suasana di rumah saat itu berlangsung tenang. Meski tidak lagi dapat berbicara, Diding Boneng tetap menunjukkan ketenangan dan menerima perawatan dari orang-orang terdekatnya.
Situasi berubah pada Minggu malam ketika kondisi pernapasannya mulai terganggu. Seluruh anggota keluarga segera berkumpul untuk menemani dan memberikan dukungan spiritual di saat-saat terakhir kehidupannya.
Pada Senin pagi, Diding Boneng akhirnya berpulang. Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka sebelum dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Pusat, setelah seluruh prosesi penghormatan keluarga selesai.
Diding Boneng dikenal luas melalui berbagai perannya dalam film-film komedi Indonesia, khususnya bersama Warkop DKI. Gaya aktingnya yang khas membuat namanya tetap dikenang lintas generasi hingga saat ini.
Selain berakting, almarhum juga aktif membagikan pengalaman kepada calon aktor muda melalui kegiatan mengajar di sanggar seni. Dedikasinya dalam membina generasi penerus menjadi warisan berharga bagi dunia perfilman Indonesia.
Kepergian Diding Boneng bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi industri hiburan nasional. Sosoknya akan selalu dikenang melalui karya-karya yang berhasil menghadirkan tawa sekaligus inspirasi bagi masyarakat Indonesia.(*)

