Ada Kopdes Dibangun di Gunung, Zulhas Janji Evaluasi dan Penertiban Sebelum Beroperasi

by

Jakarta, Semangatnews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang berada di lokasi yang dinilai kurang tepat. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah adalah adanya bangunan koperasi yang berada di kawasan pegunungan.

Zulhas menyatakan pemerintah akan melakukan penertiban terhadap bangunan yang lokasinya tidak sesuai. Langkah tersebut diambil agar fasilitas yang dibangun menggunakan program pemerintah dapat memberikan manfaat nyata dan tidak menjadi bangunan yang sulit dimanfaatkan.

“Ini ada desa-desa yang tidak tepat, tentu kita akan koreksi. Seperti pembangunan di gunung-gunung ada satu, dua atau berapa banyak, kita akan tertibkan,” kata Zulhas.

Pemerintah menilai lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan Kopdes Merah Putih. Selain memiliki bangunan, koperasi harus mampu menjalankan fungsi ekonomi dan dapat diakses oleh masyarakat yang menjadi sasaran program.

Sorotan terhadap Kopdes di kawasan pegunungan sebenarnya bukan persoalan baru. Pada Juli lalu, lokasi sejumlah Kopdes yang berada jauh dari permukiman dan kawasan hutan juga sempat menjadi perbincangan publik. Saat itu pemerintah menjelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi sebagai penyerap hasil produksi desa.

Zulhas sebelumnya menegaskan Kopdes Merah Putih tidak dirancang sebagai supermarket. Koperasi tersebut diharapkan menjadi offtaker yang dapat menyerap hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan berbagai produk yang dihasilkan masyarakat sesuai potensi wilayah masing-masing.

Karena itu, keberadaan koperasi di wilayah tertentu tetap perlu dilihat berdasarkan kebutuhan ekonomi masyarakat. Namun, jika lokasi pembangunan terlalu sulit dijangkau dan tidak mendukung fungsi pelayanan maupun distribusi, pemerintah akan melakukan evaluasi.

Di sisi lain, pemerintah tengah mengejar target penyelesaian pembangunan puluhan ribu Kopdes Merah Putih. Hingga akhir Agustus 2026, sekitar 35.000 bangunan ditargetkan selesai dan selanjutnya mulai dioperasikan pada September.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan sebelumnya juga mencatat target 35.872 Kopdes Merah Putih untuk diselesaikan pada Agustus. Setelah pembangunan fisik selesai, pemerintah akan menyiapkan sumber daya manusia dan aturan operasional agar koperasi dapat segera menjalankan kegiatan.

Program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan baru di desa, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi yang mampu memperkuat posisi petani dan nelayan. Pemerintah menempatkan Kopdes sebagai salah satu instrumen untuk memperbaiki rantai distribusi sekaligus menyerap produk masyarakat.

Evaluasi terhadap Kopdes yang dibangun di lokasi yang tidak tepat pun menjadi bagian penting sebelum program diperluas. Pemerintah berharap penertiban tersebut dapat memastikan pembangunan koperasi ke depan lebih tepat sasaran, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan ekonomi masyarakat desa.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.