Bukan Cuma Tempat Curhat, Threads Kini Jadi Arena Manajer Musisi Berburu Job

by

Jakarta, Semangatnews.com – Perkembangan media sosial kembali menunjukkan pengaruhnya terhadap industri hiburan. Threads yang dikenal sebagai platform percakapan singkat kini juga dimanfaatkan oleh sejumlah manajer dan perwakilan musisi untuk mencari peluang tampil.

Hal tersebut mencuri perhatian setelah sebuah unggahan di Threads menanyakan apakah ada musisi yang masih memiliki jadwal kosong pada penghujung November hingga awal Desember 2026. Pertanyaan itu ternyata langsung mendapatkan respons dari beberapa pihak yang bergerak di industri musik.

Kolom komentar yang biasanya menjadi tempat berdiskusi berubah menjadi ruang promosi. Beberapa manajer atau pihak yang mewakili musisi langsung memperkenalkan artis yang mereka tangani sebagai kandidat untuk mengisi pekerjaan yang ditawarkan.

Pedangdut Vicky Shu menjadi salah satu nama yang terlihat merespons kesempatan tersebut. Kehadirannya dalam percakapan memperlihatkan bahwa musisi dari berbagai genre dapat memanfaatkan momentum semacam ini untuk mendapatkan tawaran tampil.

Menariknya, upaya menawarkan musisi tidak hanya dilakukan oleh manajer profesional. Istri Danang DA juga terlihat ikut mempromosikan sang suami dalam percakapan tersebut. Situasi itu membuat interaksi di Threads semakin ramai dan terasa seperti ajang saling menawarkan jasa.

Manajer D’Masiv pun disebut ikut bergabung dalam percakapan. Nama besar grup musik tersebut menambah perhatian terhadap fenomena yang awalnya hanya berasal dari pertanyaan seorang pengguna mengenai ketersediaan jadwal musisi.

Bagi pengguna media sosial, pemandangan tersebut tentu terasa tidak biasa. Seorang netizen bahkan mengomentari bagaimana Threads kini memungkinkan publik menyaksikan manajer artis secara langsung menawarkan musisi mereka di tengah kondisi industri hiburan yang terus berubah.

Jika dilihat dari sisi industri, langkah tersebut sebenarnya menunjukkan kemampuan pelaku musik beradaptasi dengan pola komunikasi digital. Manajer tidak lagi harus sepenuhnya menunggu promotor datang membawa tawaran, tetapi dapat secara aktif mencari kesempatan melalui kanal yang digunakan calon klien.

Media sosial juga memungkinkan informasi mengenai kebutuhan acara menyebar dengan cepat. Satu unggahan dapat dibaca banyak orang dan langsung mengundang respons dari pihak yang merasa memiliki musisi sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Meski terlihat sederhana, transaksi pekerjaan tetap membutuhkan proses profesional setelah komunikasi awal terjadi. Kesepakatan mengenai tanggal tampil, biaya, fasilitas, durasi pertunjukan, hingga kebutuhan teknis harus dibicarakan lebih lanjut agar tidak menimbulkan persoalan bagi kedua pihak.

Fenomena ini menjadi gambaran bahwa batas antara media sosial dan dunia profesional semakin tipis. Threads yang awalnya dikenal sebagai ruang percakapan santai kini turut menjadi salah satu tempat pelaku industri musik mencari peluang kerja, memasarkan artis, sekaligus memperluas jaringan di tengah persaingan mendapatkan panggung.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.