Jakarta, Semangatnews.com – Ada cerita menarik di balik ulang tahun ke-6 Sakalingga Ibra Pratama, anak Andhika Pratama dan Ussy Sulistiawaty. Saka ternyata tidak menginginkan pesta besar dan justru meminta kedua orang tuanya merayakan hari ulang tahunnya secara sederhana di sekolah.
Keinginan Saka tersebut membuat rencana Andhika dan Ussy berubah. Sang ayah mengungkapkan bahwa ide yang sebelumnya disiapkan oleh dirinya dan Ussy ditolak oleh Saka karena putranya hanya ingin merayakan ulang tahun di sekolah.
Pilihan Saka tersebut akhirnya dihormati kedua orang tuanya. Pada 1 September 2026, perayaan ulang tahun dilakukan di sekolah sehingga Saka bisa menikmati hari spesialnya bersama teman-teman.
Momen tersebut kemudian turut dibagikan Ussy melalui media sosial. Dalam unggahannya, Ussy menuliskan ucapan ulang tahun sekaligus doa yang cukup panjang untuk putra bungsunya.
Ussy berharap Saka dapat tumbuh menjadi anak yang baik, sehat, cerdas, dan bahagia. Ia juga memanjatkan doa agar putranya mendapatkan umur panjang yang penuh keberkahan serta selalu dituntun dalam kebaikan.
Bagi keluarga, kesederhanaan perayaan bukan berarti mengurangi kebahagiaan. Setelah acara di sekolah, Saka juga tetap mendapatkan kesempatan merayakan ulang tahun bersama keluarga terdekat.
Andhika mengatakan keluarga mereka memiliki tradisi khusus setiap kali salah satu anak berulang tahun. Hadiah biasanya datang dari ayah, ibu, hingga saudara-saudara Saka sehingga momen pertambahan usia tetap terasa spesial meski tidak selalu diwujudkan melalui pesta besar.
Untuk hadiah tahun ini, Saka juga tidak meminta sesuatu yang rumit. Andhika menyebut putranya sedang menyukai salah satu game sehingga hadiah yang diinginkan pun berkaitan dengan permainan tersebut.
Bagi Andhika, ulang tahun Saka menjadi momen untuk kembali mengenang perjalanan keluarga mereka. Kehadiran Saka enam tahun lalu merupakan sesuatu yang sangat dinantikan setelah Andhika dan Ussy memiliki empat anak perempuan.
Andhika dan Ussy sebelumnya juga dikenal terbiasa merayakan ulang tahun anak-anak secara sederhana. Pada ulang tahun Saka yang kelima pada 2025, Andhika pernah menyampaikan bahwa bagi keluarga mereka, berkumpul bersama dan meniup lilin sudah cukup untuk membuat sebuah perayaan terasa bermakna.
Kini Saka semakin besar dan mulai memiliki keinginan sendiri. Pilihannya untuk merayakan ulang tahun di sekolah menunjukkan bahwa kebahagiaan seorang anak tidak selalu harus datang dari pesta besar, melainkan bisa dari kesempatan berkumpul dengan orang-orang yang membuatnya nyaman.
Perayaan ulang tahun Saka pun akhirnya menjadi momen hangat bagi keluarga Andhika dan Ussy. Keinginan sederhana sang anak dihormati, sementara doa dan kasih sayang kedua orang tuanya tetap menjadi bagian paling penting dari pertambahan usianya.(*)

