Dikirim dari Chengdu, Dua Panda Kesayangan China Resmi Jadi Penghuni Baru Zoo Atlanta

by

Jakarta, Semangatnews.com – Atlanta kembali memiliki panda raksasa. Dua panda asal China bernama Ping Ping dan Fu Shuang tiba di kota tersebut pada Minggu (27/9/2026) setelah menempuh perjalanan udara panjang dari Chengdu.

Kedatangan keduanya berlangsung hanya beberapa hari setelah Presiden China Xi Jinping mengumumkan rencana kedatangan panda tersebut dalam kunjungannya ke Washington. Ping Ping dan Fu Shuang kemudian diterbangkan ke Atlanta berdasarkan kesepakatan kerja sama konservasi antara kedua negara.

Ping Ping dan Fu Shuang diberangkatkan dari Chengdu Shuangliu International Airport menggunakan pesawat Boeing 777 milik FedEx. Penerbangan khusus tersebut membawa keduanya melintasi Garis Tanggal Internasional sebelum akhirnya tiba di Atlanta pada pagi hari waktu setempat.

Keduanya mendapatkan perhatian khusus selama perjalanan. Tim yang mendampingi memastikan kebutuhan makanan dan perawatan panda terpenuhi. Rebung, wortel, serta roti jagung kukus menjadi bagian dari persediaan makanan selama penerbangan.

Setibanya di Atlanta, kedua panda langsung diarahkan menuju fasilitas Zoo Atlanta. Namun, masyarakat masih harus menunggu sebelum dapat menyaksikan mereka secara langsung karena keduanya terlebih dahulu menjalani karantina.

Zoo Atlanta menyebut masa karantina tersebut diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan. Selama periode itu, Ping Ping dan Fu Shuang ditempatkan di area khusus yang memiliki sistem biosecurity untuk memastikan kondisi keduanya tetap terpantau sebelum diperkenalkan kepada pengunjung.

Fasilitas untuk kedua panda juga telah dipersiapkan secara khusus. Zoo Atlanta melakukan renovasi dan perluasan area panda serta membangun tim yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, perawatan, dan keseharian keduanya.

Ketersediaan makanan menjadi salah satu persiapan penting. Pihak kebun binatang memastikan pasokan bambu dalam jumlah cukup melalui sumber lokal di Atlanta. Kondisi iklim kota tersebut dinilai mendukung penyediaan bambu yang diperlukan untuk kebutuhan panda.

Ping Ping dan Fu Shuang sama-sama lahir pada 2020 di Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding. Ping Ping dikenal sebagai panda jantan dengan lingkaran hitam di sekitar mata yang cukup mencolok, sementara Fu Shuang merupakan panda betina dengan ciri khas bagian dahi yang menonjol.

Kedatangan mereka menghidupkan kembali sejarah panjang Zoo Atlanta dengan panda asal China. Sejak kerja sama pertama dimulai pada 1999, kebun binatang tersebut telah menjadi tempat kelahiran tujuh anak panda sebelum seluruh panda terakhir dikembalikan ke Chengdu pada 2024.

Kini, Ping Ping dan Fu Shuang dijadwalkan menetap di Atlanta selama 10 tahun. Selain menjadi daya tarik bagi pengunjung, kerja sama ini juga diarahkan untuk melanjutkan penelitian dan konservasi panda raksasa melalui kolaborasi antara lembaga di China dan Amerika Serikat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.