Konser Avenged Sevenfold di JIS Pecah! M.I.A. hingga Dear God Bikin Ribuan Fans Bernyanyi Bersama

by

Jakarta, Semangatnews.com – Avenged Sevenfold sukses menghadirkan malam penuh energi dan nostalgia dalam konser di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (10/10/2026). Ribuan penggemar memadati stadion untuk menyaksikan penampilan band heavy metal asal Amerika Serikat tersebut, yang menyuguhkan deretan lagu populer dan interaksi hangat bersama penonton.

Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi saat vokalis M. Shadows membawakan “M.I.A.”. Ia beberapa kali mengarahkan mikrofon ke arah penonton, mengajak mereka ikut menyanyikan bagian lagu yang dikenal luas oleh para penggemar Avenged Sevenfold.

Ajakan tersebut langsung disambut meriah. Penonton bernyanyi bersama dengan penuh semangat, sementara sebagian penggemar di area festival melompat mengikuti irama musik. Momen itu memperlihatkan kuatnya hubungan emosional antara Avenged Sevenfold dan basis penggemarnya di Indonesia.

Konser dimulai sekitar pukul 20.58 WIB dengan “Nightmare” sebagai lagu pembuka. Begitu musik dimainkan, sorakan langsung memenuhi JIS. Efek visual dan semburan api dari panggung menambah kesan megah pada pertunjukan yang telah lama dinantikan para penggemar.

Setelah lagu pembuka, Avenged Sevenfold melanjutkan penampilan dengan “Afterlife”, “Shepherd of Fire”, dan “Buried Alive”. Pergantian lagu bertempo cepat dan bagian melodi yang kuat membuat suasana konser terus terjaga, sementara penonton mengikuti setiap bagian yang mereka kenal.

Penampilan “M.I.A.” menjadi salah satu bagian yang memperlihatkan antusiasme penggemar terhadap lagu-lagu dari era awal perjalanan musik band tersebut. Dirilis dalam album “City of Evil” pada 2005, lagu ini memiliki karakter musikal yang intens dan menjadi bagian penting dalam katalog Avenged Sevenfold.

Kemeriahan konser kemudian berganti menjadi suasana haru ketika M. Shadows mempersembahkan “So Far Away” untuk mengenang Jimmy “The Rev” Sullivan, mantan drummer Avenged Sevenfold yang meninggal dunia pada 2009. Para penggemar menyalakan lampu ponsel, membuat stadion dipenuhi cahaya sebagai bentuk penghormatan.

Band yang terdiri atas M. Shadows, Synyster Gates, Zacky Vengeance, Johnny Christ, dan Brooks Wackerman itu kemudian kembali meningkatkan intensitas pertunjukan melalui “Hail to the King” dan “A Little Piece of Heaven”. Penonton menyambut lagu-lagu tersebut dengan nyanyian massal dan sorakan yang menggema hingga ke tribun.

Momen nostalgia semakin terasa ketika “Dear God” dimainkan. Lagu yang dirilis pada 2007 tersebut memiliki tempat tersendiri bagi banyak pendengar Indonesia, termasuk mereka yang mengenal Avenged Sevenfold sejak masa sekolah dan era warung internet. Penonton terlihat bernyanyi bersama, menjadikan lagu tersebut salah satu bagian paling emosional dalam konser.

Di sela-sela pertunjukan, M. Shadows juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penggemar Indonesia. Ia mengungkapkan keinginan bandnya untuk mengunjungi lebih banyak kota di Indonesia pada kesempatan mendatang, bukan hanya Jakarta. Pernyataan tersebut disambut antusias oleh penonton yang berharap Avenged Sevenfold kembali dengan jangkauan tur lebih luas.

Pertunjukan ditutup dengan “Cosmic”, mengakhiri konser yang memadukan energi musik, kenangan, dan interaksi langsung dengan penggemar. Melalui aksi menyodorkan mikrofon saat “M.I.A.” hingga penampilan “Dear God” yang mengundang nyanyian massal, Avenged Sevenfold kembali menunjukkan mengapa mereka memiliki basis penggemar yang begitu kuat di Indonesia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.