Pemko Payakumbuh Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh Selama 15–16 Oktober 2026
SEMANGATNEWS.COM — Pemko Payakumbuh memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama dua hari, 15–16 Oktober 2026, menyusul memburuknya kualitas udara dan kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan warga sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira mengatakan kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga pendidikan kesetaraan.
“Langkah ini kita ambil untuk melindungi kesehatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk,” kata Nalfira di Payakumbuh, Rabu (14/10/2026).
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nomor 400.3/155/KURSD/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Nalfira pada 14 Oktober 2026.
Sebelum pelaksanaan PJJ, Dinas Pendidikan telah menginstruksikan seluruh sekolah memulangkan siswa lebih awal pada Rabu (14/10/2026).
Langkah itu bertujuan mengurangi paparan udara tidak sehat dan memastikan siswa segera kembali ke rumah masing-masing.
Nalfira meminta kepala sekolah dan guru mengatur pembelajaran dari rumah secara efektif, dengan mempertimbangkan kondisi siswa dan kemampuan orang tua dalam mendampingi anak.
“Guru kami imbau memberikan tugas secara proporsional. Jangan sampai pembelajaran dari rumah justru membebani peserta didik maupun orang tua,” ujarnya.
Meski siswa mengikuti pembelajaran dari rumah, seluruh guru dan tenaga kependidikan tetap wajib hadir di sekolah sesuai jam kerja yang berlaku. Ketentuan tersebut tetap berlaku selama masa PJJ berlangsung.
Dinas Pendidikan juga meminta sekolah melibatkan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak selama pembelajaran jarak jauh.
Siswa diharapkan tetap berada di rumah dan menghindari kegiatan di luar ruangan untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat.
Selain itu, seluruh warga sekolah diimbau membatasi aktivitas luar ruangan. Apabila harus bepergian, mereka diminta menggunakan masker sebagai salah satu langkah mengurangi paparan polutan di udara.
“Kami berharap guru dan orang tua bersama-sama mengawasi anak selama PJJ. Kurangi aktivitas di luar rumah dan gunakan masker apabila memang harus keluar,” kata Nalfira.
Terkait kegiatan belajar mengajar pada pekan berikutnya, Dinas Pendidikan akan memperbarui informasi dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca dan kualitas udara di Kota Payakumbuh.
“Kebijakan lanjutan akan menyesuaikan kondisi di lapangan,” pungakasnya. (Jn)

