Wagub Nasrul Abit, Tanaman Cemara Udang Dapat Redam Terjangan Tsunami.

by -

Semangatnews, Padang – Dalam banyak contoh di beberapa negara seperti Jepang tanaman yang berakar kokoh seperti cemara udang mampu meminimalisir dan meredam ganasnya terjangan bencana stunami di pinggir laut, sehingga dapat mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit dalam acara Penanaman Sejuta Pohon bersama TNI, Polri dan Aparat Pemerintahan serta komponen masyarakat di Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Jum”at (22/3/2019).

Wagub Nasrul Abit lebih lanjut mengutarakan, isu megathrust Mentawai yang oleh banyak pakar merupakan gempa yang diprediksi berskala 8,9 Skala Richter (SR) yang berdanpak stunami, menghamtam pesisir pantai Sumatera bagian Barat, terutama, Pesisir Selatan, Kota Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Pasaman Barat.

Isu ini telah menjadi perhatian dunia, karena siklus waktu pergerakan lempeng. Karena itu pemerintah pusat dan daerah mesti segera membuat shelter dan jalan evakuasi untuk mengantisipasi ancaman bencana tsunami di Sumatera Barat.

Aksi penanaman sejuta pohon cemara udang bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hari ini merupakab bagian penting bagi kita semua dalam memenimalisir jika terjadi bencana stunami. Kita patut berterima kasih kepada BNPB yang saat ini selalu memberikan perhatian terhadap Sumatera Barat, ujarnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sumbar, IRJEN POL. Drs. Fakhrizal, M.Hum., Danrem 032 Wirabraja Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, Walikota Padang Mahyeldi, lembaga masyarakat, Kepala BPBD Sumbar dan BPBD Kota Padang.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, Sumatera Barat di negeri yang indah dan subur ini, juga memilik daerah rawan bencana alam, gempa, banjir, longsor, tsunami.

Masyarakat Sumbar mesti menyiapkan segala sesuatu dalam hal menghadapi resiko bencana masyarakat di Sumatera Barat. Masyarakat mesti sadar dan siaga serta mampu bersahabat dengan bencana dan kondisi alam disekitarnya.

Kesadaran diri masyarakat untuk menjauhkan diri dari segala bentuk prilaku perbuatan maksiat, dan prilaku yang dibenci dan dilarang Allah SWT mesti menjadi benteng diri, karena bencana itu dekat dengan peringatan dan cobaan dari Nya, agar kita menjadi umat yang pandai bersyukur dan taat beribadah kepada Nya.

“Kita tidak berharap bencana itu pernah datang, namun kita mesti mawasdiri dan selalu siaga karena dibalik daerah Sumbar memang daerah yang keindahan dan kaya ini juga tersimpan potensi bencana yang besar,” ungkap Nasrul Abit.

Penanaman sejuta pohon cemara udang ini merupakan rekomendasi BNPB, disepanjang pandai di pesisir pantai Sumatera Barat, terutama Kota Padang saat ini amat terbuka dari laut lepas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.