Hadapi Era Globalisasi, Nasrul Abit Ajak Semua Elemen Bersatu Siapkan Generasi Muda Berkarakter
Semangatnews.com, Padang – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit mengajak seluruh elemen untuk bersatu menyiapkan dan membina generasi muda penerus bangsa, agar kemudian memiliki kepercayaan diri dan, punya karakter yang baik.
Nasrul Abit menilai, jika seluruh generasi muda, terutama yang ada di Sumatera Barat punya kepribadian dan akhlak yang baik, maka mereka akan siap bahkan mampu bersaing di era globalisasi. Untuk mampu bersaing, tidak hanya memiliki kemampuan dibidang masing-masing. Namun juga, harus disertai dengan karakter dan akhlak yang baik.
“Keinginan Pemerintah, di tahun 2045, Indonesia masuk Empat besar dunia dalam segala hal. Untuk itu, generasi muda sekarang adalah tanggung jawab kita. Harus kita bina dan siapkanmereka. Agar, mereka siap masuk ke era globalisasi. Tentunya, dengan memiliki kepercayaan diri, dan punya karakter baik,”kata Nasrul Abit saat menyampaikan pidato sambutan Peresmian peletakan baru pertama pengembangan pembanguman Masjid Baitul Makmur di Nagari Paninjauan, Kabupaten Solok, Minggu 23 Februari 2020.

Dijelaskan Nasrul Abit, Sumatera Barat adalah salah satu Provinsi di Indonesia yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Bahkan, Sumbar dikenal memiliki tatanan adat kuat yang juga mengacu kepada ajaran agama. Maka dari itu, diharapkan generasi Muda Minang, dapat mengikuti aturan-aturan Islam dan aturan itu hendaknya sudah terpatri didalam jiwa mereka.
“Statistik Sumatera Barat saat ini, 96 persen Islam, muslim (penduduk). Tapi setelah kita lihat kebawah apakah Shalat semuanya, ternyata masih ada yang tidak shalat. Masih ada yang belum shalat sampai hari ini, padahal sudah akil baligh. Sudah 18 tahun, masih ada juga yang belum shalat. Seharusnya, sudah tertanam dalam jiwanya. Nah ini yang harus menjadi perhatian kita. Kedepan, bahwa keimanan kita, ketaqwaan kita, bersedekah, puasa, berzakat, mudah-mudahan bisa semakin baik,” ujar Nasrul Abit.

Menurut mantan Bupati Pesisir Selatan itu, Sumatera Barat saat ini sedang dilanda permasalahan tentang generasi muda. Yakni, narkotika. Menurutnya, meski pihak Kepolisian maupun Badan Nasional Narkotika sudah bekerja untuk memberantas peredaran Narkotika, namun masih Narkotika masih merajalela.
“Saat ini Sumbar sedang dilanda permasalahan tentang generasi muda. Narkoba tidak bisa di hindari. Polisi sudah berupaya berantas, tapi ternyata pengedar dan masyarakat Sumbar juga banyak yang jadi agen dan pecandu. Maka dari itu, peran ulama, ninik mamak dan tokoh masyarakat lainnya, juga sanga diperlukan. Agar generasi muda Minang tidak terjerumus,” tutup Nasrul Abit.
