Nasrul Abit : Pemerintahan itu Ciptakan Pelayanan Publik, Berorientasi IPM dan Kesejahteraan Sosial.
Semangatnews, Padang – Tujuan pertama penyelenggaraan pemerintahan daerah itu bagaimana meningkatkan pelayanan prima sesuatu yang mesti dilakukan dalam kontek pelayanan Publik.Tidak ada lagi urusan yang berbelit seperti urusan sertifikasi mesti dipermudah tidak ada keluhan sehingga para guru dapat bekerja melakukan pengajar dengan baik untuk anak didiknya berhasil lebih baik.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat dalam pengarahan Acara Rapat Verifikasi Tempat Uji Kompetensi Keahlian (UKK) SMK Tahun Ajaran 2019/2020 di Aula SMK 2 Padang, Kamis ( 5/3/2020).
Hadir dalam kesempatan tersebut sekretaris Disdik Prov Sumbar, Kabid PSLB Prov Sumbar, Kacabdin Wilayah I – VIII, Kepala Sekolah SMK Negeri dan Swasta se Sumatera Barat.
Lebih lanjut Wagub Sumbar menyampaikan, jika sudah ada kebijakan meningkatkan pelayanan publik secara prima, sampai kebawah hendaknya dapat dilaksanakan dengan baik.
” Tidak ada lagi keluhan dari masyarakat terhadap pelayanan yang dilakukan. Meminimalisir hal-hal yang memperlambat ataupun yang dapat dibuat mudah tidak akan dipersulit. Pelayan diberikan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat kita”, ungkap Nasrul Abit.
Nasrul Abit juga sampaikan tujuan pelaksanaan pembangunan kedua itu, bagaimana yang dilakukan dapat mendorong kemajuan pendidikan, kesehatan dan ekonomi, bagaimana indek pembangunan manusia itu dapat terus meningkat lebih baik.
“Ukuran pembangunan itu juga dilihat dari kualitas indeks pembangunan manusia (IPM). Prinsip IPM itu bagaimana pembangunan itu manusiakan manusia, yang dilihat dari pendidikan, kesehatan dan disisi ekonomi kesejahteraan hidupnya”, ujarnya.
Nasrul Abit menambahkan sementara tujuan pembangunan ketiga itu lebih dilihat pada penyelenggaraan pemerintah daerah pada bidang sosial kemasyarakatan dalam meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat mensejahterakan hidupnya.
“Dalam bidang sosial kemasyarakatan di Sumbar saat ini, kita dihadapkan pada persoalan meningkatnya penyalahgunaan narkorba, prilaku LGBT, HIV Aids. Kondisi ini perlunya kita melahirkan generasi muda yang berkarakter, berkepribadian baik dalam pendidikan, agama, etika dan adat istiadat maupun dorongan lingkungan masyarakat yang memiliki kekokohan dan karakter yang religi dan berbudaya”, ujarnya.
Nasrul Abit menegaskan, menghadapi bahaya narkoba, Prilaku LGBT, penyakit berbahaya HIV Aids pemerintah dan masyarakat hendaknya bersatu padu mulai dari keluarga, komplek, RT/RW, nagari, desa diseluruh Sumatera Barat.
“Peran keluarga, lingkungan terdekat, ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh-tokoh masyarakt agar ikut mendorong pemberantasan narkoba dan prilaku maksiat. Dan bersama-sama guru, orang tua dan lingkungan bagaimana menciptakan generasi muda, cerdas yang tangguh dan berkarakter. Kita semua mencintai ranah minang – Sumbar, tanah bundo kebanggaan bersama, mari kita bangun dengan rasa kepedulian “, himbau Nasrul Abit.
