SEMANGAT SUMBAR – Menindaklanjuti rapat terbatas dengan presiden Joko Widodo tentang pembangunan jalan tol yang kemudian juga dilanjutkan rapat dengan kementerian terkait, dan hari ini Gubernur Irwan Prayitno juga melakukan rapat terbatas bupati/walikota, SOPD terkait, Balai Kementerian PU, pihak PT. Hutama Karya dan utusan Kementrian dari Jakarta.
“Rencananya pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru dimulai tahun 2018. Tahap pertama itu dimulai pada ruas Padang-Sicincin. Ini tentu sangat kita apresiasi, namun jika boleh meminta, jalurnya diperpanjang menjadi Padang-Bukittinggi, karena efek positif pembangunannya bisa langsung dirasakan masyarakat, dan permasalahan menahun kemacaten Padang-Bukittinggi juga dapat di tuntaskan, ” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Jum’at (8/9/2017)
Gubernur Irwan Prayitno disela-sela acara menyampaikan, rapat hari menindak lanjuti rapat-rapat dengan Presiden dan kementrian di Jakarta. Alhamdulliah Bupati Padang Pariaman telah menyatakan siap untuk pembangunan tahap I ( Padang – Sicicin) sepanjang 19 km dengan nilai pekerjaan Rp, 6 Trilun, yang ditegaskan Menteri PU akan dilaksanakan pada tahun 2018.
Irwan Prayitno juga menyampaikan, telah memerintahkan SOPD terkait menyiapkan dokumen segala sesuatu lengkapan persyarakatan pembangunan, soal amdal, pertanahan, kehutanan dan lain-lain, sehingga tidak ada lagi yang menganjal dalam menyukseskan pelaksanaan pembangunan ini.
Pembangunan jalan Tol Padang – Pakanbaru sejauh 265 km, ini memakan dana sebesar Rp.70 yang ditanggung oleh PT Hutama Karya, melalui dukungan BUMN lainnya yang juga akan dikerjasamakan dengan JICA. Kita Sumatera Barat mesti mempersiapkan dokumen dan hal-hal lain tentang penyediaan lahan dan mensosilisasikannya kepada masyarakat, sehingga pembangunan ini mendapat multiyear efek yang baik dalam kemajuan pertumbuhan ekonomi di masa datang.
Pembangunan jalan tol ini, juga akan mendukung jalur yang berkaitan dengan lokasi wisata dan perindustrian di daerah, itu aspirasi beberapa kepala daerah dalam rapat tadi dan juga akan menjadi bahan pemikiran juga bagi PT Hutama Karya, ungkap Irwan Prayitno.
Sementara dari pihak PT Hutama Karya yang diwakili oleh Manager Teknis, Dinny Suryakecana, juga menyampaikan kami akan melakukan kegiatan pembangunan jalan tol ini dengan tiga tahapan dan dalam pelaksanaan tetap berkoordinasi pemerintah daerah, SOPD terkait dilingkungan pemprov Sumatera Barat bersama tim kami.
” Kita tetap akan dialogkan dengan baik setiap kegiatan yang dilakukan baik dalam menyiapkan dokumen yang disebutkan, juga terhadap apirasi daerah yang mungkin saja bisa diakomudir, seningga pembangunan ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan sekaligus bermanfaat bagi kepentingan daerah,” ujar Manejer Teknik PT. Hutama Karya tersebut.
Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru sepanjang 365 kilometer merupakan sebuah proyek strategis berdasarkan Perpres 58 tahun 2017 mengenai Program Strategis Nasional bagian PUPR.
