Babe, Penjual Es Cendol Yang Tak Kenal Lelah

by -

Babe, Penjual Es Cendol Yang Tak Kenal Lelah

Semangatnews, Padang Panjang – Katik Sulaiman atau akrab disapa Babe, adalah seorang pedagang es cendol keliling. Dibawah terik sengatan matahari, berjalan di aspal mengenakan sendal jepit, dengan langkah kecil tetapi pasti, Babe mendorong gerobak es cendol tua saat pembeli memanggilnya.

Dengan ramah dan cekatan, ia melayani para pembeli. Pria berumur 83 tahun itu adalah warga Batang Arau. Beliau menuturkan dirinya telah menjalani profesi sebagai pedagang es cendol keliling sejak dua puluh tahun lalu.

Berbagai suka duka telah ia alami dalam berjualan minuman yang menyegarkan, penghilang dahaga saat cuaca panas tersebut.

“Dukanya kalau musim hujan jarang laku alias sepi pembeli, kadang modal juga enggak kembali. Sukanya, kalau ada acara hajatan atau kegiatan pemerintah di lapangan, jualan es cendol laris,” jelas Babe, Jumat, 16/10.

Rata-rata kalau lagi mujur, ia mendapat penghasilan kotor Rp150 ribu per hari dengan keuntungan yang ia dapat sekitar Rp50 ribu.
Namun kalau pembelinya sedikit, pendapatannya belum bisa menutupi modalnya.

Radius berdagang keliling setiap harinya sekitar lima kilometer dari tempat tinggalnya yaitu perbatasan Tanah Datar, Depan RSUD, Simpang Serambi Mekkah.

Meski sudah di usia senja, Babe tidak pantang menyerah. Ia tetap berjualan meski terkadang merasa lelah di tengah jalan.

Bagi Babe, selagi masih sanggup dia akan terus berusaha. Karena dalam hidupnya, tidak ada kata menyerah. Babe percaya bahwa Allah telah mengatur rezki setiap hamba, tutup Babe sembari tersenyum. (Eti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.