Jakarta, Semangatnews.com – Laga pekan ke‑10 Serie A Italia mempertemukan Hellas Verona dengan Inter Milan di Stadion Marcantonio Bentegodi yang berakhir dengan kemenangan dramatis 2‑1 bagi tim tamu.
Inter membuka keunggulan pada menit ke‑16 ketika umpan sudut dari Hakan Çalhanoğlu dimanfaatkan matang oleh Piotr Zieliński yang melepaskan tendangan melengkung dari tepi kotak penalti.
Verona tak mau menyerah dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke‑40 melalui Giovane yang lolos dari penjagaan dan melepas tembakan tajam ke pojok gawang. Skor 1‑1 bertahan hingga turun minum.
Babak kedua berjalan dengan intensitas yang menurun namun penuh ketegangan. Verona berusaha menekan, sementara Inter lebih banyak bertahan dan menunggu momentum.
Pada masa injury time, ketika kebuntuan tampak akan berakhir imbang, sebuah aksi sayap dari Nicolo Barella menghasilkan umpan silang yang membentur bek Verona, Martin Frese, dan berbelok ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut memastikan kemenangan bagi Inter.
Kemenangan ini sangat penting bagi Inter dalam upayanya mengejar puncak klasemen Serie A. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini menambah tekanan pada pemimpin liga.
Sementara Verona harus mengevaluasi diri setelah kehilangan poin di kandang sendiri dalam pertandingan yang sebenarnya bisa menghasilkan minimal satu angka.
Pelatih Inter memuji karakter pemainnya yang tetap fokus hingga detik akhir meskipun permainan sempat kehilangan ritme. Ia menekankan bahwa kemenangan seperti ini menunjukkan mental juara yang dibutuhkan timnya.
Sementara pelatih Verona mengakui bahwa timnya tampil cukup baik namun “ditentukan oleh detail kecil” yang kemudian menjadi penentu dalam sepakbola modern.
Para pengamat menyoroti bahwa gol bunuh diri bukanlah kebetulan, melainkan akibat tekanan terus‑menerus dari Inter yang memaksa lawan melakukan kesalahan. Ini menjadi pelajaran bagi Verona tentang bagaimana menghadapi tim besar.
Laga ini pun mengingatkan bahwa dalam sepakbola tak ada waktu untuk bersantai hingga peluit akhir — tiga poin bisa diraih bahkan di masa tambahan ketika mental dan kesiapan tak tergoyahkan.(*)
