Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Rumah Warga Rusak dan Dapur Ambruk

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari pukul 01.06 WIB, mengguncang sebagian besar kawasan selatan Pulau Jawa dan memicu kepanikan warga yang masih terlelap tidur. Getaran kuat dari gempa dangkal ini membuat warga berhamburan keluar rumah demi keselamatan diri.

Berdasarkan data BMKG, episenter gempa berada di laut sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer, sehingga getaran terasa kuat dan berlangsung beberapa detik. Meskipun guncangan cukup besar, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Warga mendadak terbangun dari tidur ketika gempa terjadi. Banyak dari mereka menyatakan merasakan rumah bergoyang kuat dan segera keluar ke tempat yang lebih aman. Beberapa keluarga memilih berlindung di halaman rumah hingga merasa yakin kondisi sudah stabil.

Di sejumlah titik Pacitan, kerusakan bangunan mulai terlihat setelah gempa. Teras rumah Sumarno, salah satu warga di Kelurahan Ploso, dilaporkan ambruk total ketika gempa mengguncang. Ia nyaris menjadi korban karena saat kejadian tubuhnya masih berada dekat dengan bagian depan rumah.

Sumarno menceritakan bahwa bagian dapur rumah warga lain di lingkungan Gantung Wetan juga rata dengan tanah akibat guncangan. Meski selamat, warga tetap diliputi rasa trauma setelah mengalami pengalaman mencekam tersebut.

Kerusakan lain ditemukan pada struktur tembok dan bagian atap rumah warga, terutama pada bangunan dengan material tidak permanen. Pemilik rumah memperkirakan kerugian materiil mencapai jutaan rupiah, meski belum ada angka resmi yang diumumkan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mengonfirmasi telah mencatat belasan rumah rusak akibat gempa di berbagai kecamatan. Kerusakan yang terdata bersifat bervariasi, mulai dari ringan hingga rusak sedang di sejumlah titik.

Tim BPBD bersama aparat setempat terus melakukan pendataan dan pemantauan lanjutan di lapangan untuk mengevaluasi dampak gempa serta potensi kerusakan lain yang mungkin belum terlaporkan. Masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan dampak yang membahayakan keselamatan.

Para warga di sekitar Pacitan masih diliputi kekhawatiran akan gempa susulan. Meski beberapa sudah kembali masuk rumah, banyak yang masih memilih berjaga di tempat aman sampai benar-benar yakin situasi sudah stabil.

Selain dampak fisik, warga yang terdampak gempa melaporkan trauma psikologis akibat kejadian yang terjadi saat mereka sedang tertidur. Banyak keluarga masih berusaha pulih dari ketakutan setelah peristiwa guncangan hebat tersebut.

Pemerintah daerah bersama BPBD terus menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menyiapkan rencana darurat jika gempa kuat kembali terjadi. Informasi resmi terkait gempa juga disampaikan melalui kanal komunikasi publik untuk menghindari kesimpangsiuran.

Sebagai langkah antisipatif, warga diminta menjaga jarak dari bangunan yang retak atau rusak berat. Koordinasi penanganan darurat juga tengah dilakukan melibatkan relawan dan institusi terkait guna membantu warga yang terdampak gempa di Pacitan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.