Harga Emas Antam Sentuh Rp3,039 Juta, Investor Serbu Logam Mulia di Tengah Ketidakpastian Pasar

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami lonjakan pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, setelah tren kenaikan yang mulai terlihat pada pekan terakhir. Dipantau dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam naik sekitar Rp16.000 per gram dan berada di level Rp3.039.000 per gram pada pagi hari ini, terus mencatatkan rekor tertinggi sepanjang tahun ini.

Kenaikan tersebut terjadi setelah harga emas domestik sempat turun pada hari sebelumnya, sehingga kenaikan ini dinilai sebagai respons pasar terhadap dinamika global yang masih belum stabil. Para analis pasar menyebut logam mulia kembali menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas ekonomi.

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga ikut terkerek sebesar Rp16.000 ke angka Rp2.818.000 per gram, menunjukkan minat masyarakat untuk memperdagangkan emas kembali saat harga naik.

Secara rinci, harga emas Antam ukuran kecil 0,5 gram kini dibanderol di kisaran Rp1,5 juta, sementara ukuran 10 gram telah menembus angka hampir Rp30 juta. Emas berukuran 100 gram bahkan mencapai harga mendekati Rp300 juta. Data ini menunjukkan bahwa permintaan untuk berbagai pecahan emas masih tinggi.

Pergerakan harga emas Antam ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia yang menguat seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter global yang fluktuatif. Hal ini membuat investor mencari instrumen yang lebih aman seperti emas.

Kondisi ini juga mencerminkan peran emas yang masih relevan sebagai aset perlindungan kekayaan di tengah tekanan ekonomi, terutama menjelang data ekonomi besar dari negara-negara maju yang bisa mempengaruhi pasar komoditas.

Para pengamat pasar menyatakan bahwa momentum kenaikan emas domestik dapat berlanjut jika tekanan pasar global tetap menguat. Fenomena serupa juga terlihat di pasar internasional, di mana harga emas dunia naik akibat kekhawatiran terhadap kebijakan tarif dan gejolak geopolitik.

Banyak investor ritel yang saat ini beralih ke logam mulia sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio, dengan harapan harga emas tetap stabil bahkan naik pada periode mendatang. Permintaan emas batangan, terutama dari kalangan milenial, terus meningkat.

Namun demikian, beberapa analis juga mengingatkan bahwa harga emas masih rentan terhadap perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta keputusan bank sentral global yang dapat menekan pasar komoditas secara tiba-tiba.

Di sisi lain, pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan perpajakan tertentu pada emas batangan, termasuk PPh 22 pada transaksi tertentu, yang turut mempengaruhi biaya akhir bagi pembeli dan penjual logam mulia di pasar domestik.

Meski demikian, kenaikan harga emas Antam hari ini menjadi kabar positif bagi pemilik emas jangka panjang yang ingin memaksimalkan keuntungan dari portofolio mereka di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tantangan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.