Jakarta, Semangatnews.com – Layanan kecerdasan buatan Claude, produk unggulan dari perusahaan teknologi Anthropic, dilaporkan mengalami gangguan siang ini yang membuat banyak pengguna tidak bisa mengakses platform tersebut dan gagal melakukan proses login melalui antarmuka web maupun aplikasi. Insiden ini memicu frustrasi di kalangan pengguna yang mengandalkan Claude untuk berbagai keperluan seperti penulisan, pemrograman, dan pekerjaan sehari-hari.
Gangguan layanan ini mulai terasa sejak pukul siang waktu setempat pada Selasa, 3 Maret 2026, ketika ribuan pengguna melaporkan kesulitan login serta munculnya pesan kesalahan saat mencoba membuka claude.ai. Beberapa pengguna bahkan mengalami error HTTP saat proses masuk yang membuat akses mereka terputus total.
Menurut data dari situs pemantauan Downdetector, lonjakan laporan gangguan datang dari berbagai wilayah di dunia, menunjukkan bahwa masalah ini bukan semata-mata terjadi di satu tempat, melainkan bersifat global dan mempengaruhi banyak pengguna secara bersamaan.
Anthropic melalui halaman status resminya mencatat adanya “elevated errors” atau kesalahan meningkat pada layanan Claude, khususnya terlihat pada jalur login dan logout, sehingga pengguna tidak bisa masuk ke platform meskipun API utama Claude tetap beroperasi normal. Kondisi ini menunjukkan bahwa model inti tetap berjalan, namun masalah terjadi pada fitur antarmuka yang berhubungan langsung dengan pengguna.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka bahkan tidak bisa mengakses antarmuka utama chatbot setelah mencoba login berkali-kali, sementara fitur-fitur seperti Claude Code juga mengalami masalah akses meskipun API aplikasi masih responsif bagi beberapa integrasi pihak ketiga.
Tak hanya satu laporan, ada indikasi bahwa gangguan ini merupakan kejadian kedua dalam waktu kurang dari 24 jam, memperlihatkan adanya tren ketidakstabilan platform yang semakin disoroti oleh para pengguna dan pengamat teknologi.
Kendati Anthropic sejauh ini belum memberikan penjelasan rinci tentang penyebab utama gangguan atau estimasi waktu perbaikan, perusahaan mencatat bahwa tim teknisnya tengah menyelidiki isu tersebut dan berupaya secepat mungkin memulihkan layanan agar bisa diakses kembali oleh seluruh pelanggan.
Reaksi pengguna di media sosial banyak mencerminkan kekecewaan terhadap ketergantungan pada layanan AI semacam Claude, apalagi di tengah kebutuhan pekerja kreatif dan profesional yang semakin mengandalkan alat berbasis AI untuk efisiensi kerja.
Beberapa analis pun menyoroti bahwa kejadian gangguan layanan ini memberi gambaran nyata tentang tantangan infrastruktur di balik layanan AI generatif yang semakin kompleks dan padat pengguna, di mana lonjakan traffic atau masalah teknis kecil pun dapat berdampak luas.
Meski demikian, munculnya masalah pada antarmuka pengguna tidak serta-merta memengaruhi penggunaan Claude bagi developer yang mengintegrasikan API ke aplikasi mereka sendiri, karena hingga kini API disebut masih berfungsi seperti biasa.
Sementara itu, pengguna yang bergantung pada fitur antarmuka seperti chatting, penulisan konten, dan alat bantu kerja lainnya harus menunggu pembaruan status berikutnya dari Anthropic atau mencari alternatif sementara pada platform AI lain hingga layanan Claude pulih sepenuhnya.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan teknis dan reliabilitas tinggi untuk layanan teknologi yang kini memegang peranan besar dalam produktivitas digital sehari-hari di berbagai belahan dunia, serta tantangan yang harus dihadapi oleh penyedia layanan AI seiring adopsi yang terus melonjak.(*)

