Jakarta, Semangatnews.com – Absennya bek jangkung Elkan Baggott dari skuad Timnas Indonesia akhirnya mulai terungkap setelah PSSI memberikan penjelasan terkait situasi pemain yang kini berkarier di Inggris tersebut. Selama beberapa waktu terakhir, banyak penggemar sepak bola Tanah Air mempertanyakan mengapa pemain diaspora itu jarang terlihat memperkuat skuad Garuda.
PSSI melalui anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga menjelaskan bahwa keputusan Elkan Baggott untuk tidak bergabung dengan tim nasional bukan karena konflik dengan pelatih atau federasi. Situasi tersebut lebih berkaitan dengan pilihan pribadi sang pemain yang ingin fokus pada kariernya di level klub.
Bek yang saat ini berkarier di klub Inggris itu memang telah cukup lama tidak tampil bersama Timnas Indonesia. Penampilan terakhirnya tercatat saat menghadapi Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 yang berlangsung pada awal 2024.
Sejak pertandingan tersebut, nama Elkan Baggott tidak lagi muncul dalam daftar pemain yang dipanggil untuk berbagai agenda tim nasional, termasuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Hal ini membuat banyak penggemar bertanya-tanya mengenai alasan di balik absennya pemain berpostur hampir dua meter tersebut.
PSSI menegaskan bahwa tidak ada masalah serius antara Baggott dengan tim pelatih maupun federasi. Keputusan untuk tidak bergabung lebih disebabkan oleh keinginan sang pemain untuk memberikan perhatian penuh pada perkembangan kariernya di klub.
Menurut penjelasan federasi, fokus pada klub menjadi hal yang penting bagi seorang pemain profesional, terutama ketika sedang berjuang mendapatkan tempat utama di timnya. Situasi ini juga sering dialami oleh banyak pemain yang berkarier di luar negeri.
Meski begitu, PSSI tetap menghormati keputusan yang diambil oleh pemain berusia 23 tahun tersebut. Federasi menilai setiap pemain memiliki pertimbangan masing-masing dalam menentukan prioritas karier mereka.
Di sisi lain, tim pelatih Timnas Indonesia juga memiliki cukup banyak pilihan pemain di posisi bek tengah. Beberapa nama seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, hingga Justin Hubner menjadi opsi yang bisa diandalkan untuk memperkuat lini belakang skuad Garuda.
Kondisi tersebut membuat tim nasional tetap memiliki kedalaman skuad yang cukup meski tanpa kehadiran Elkan Baggott. Persaingan di posisi bek tengah juga dinilai semakin ketat seiring munculnya pemain-pemain baru yang tampil impresif.
Meski belum kembali memperkuat tim nasional, peluang Baggott untuk kembali membela Indonesia sebenarnya masih terbuka. PSSI tidak menutup pintu bagi pemain tersebut jika suatu saat memutuskan menerima panggilan tim nasional.
Para penggemar pun masih berharap bek kelahiran Thailand tersebut dapat kembali mengenakan jersey merah putih di masa depan. Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa dianggap dapat memberikan tambahan kekuatan bagi lini pertahanan Timnas Indonesia.
Dengan berbagai agenda internasional yang menanti, termasuk turnamen FIFA Series dan lanjutan kompetisi regional, kehadiran pemain diaspora seperti Elkan Baggott masih sangat dinantikan oleh para pendukung sepak bola Indonesia.(*)

