Jakarta, Semangatnews.com – Penyanyi dangdut senior Jelita Bahar kembali menjadi perhatian publik setelah kisah perjuangannya mencari penghasilan melalui usaha kuliner di pinggir jalan ramai diperbincangkan. Di tengah berbagai asumsi mengenai kehidupan keluarga artis, Jelita justru menunjukkan sikap mandiri dengan memilih membangun usahanya sendiri.
Belakangan ini, Jelita diketahui aktif berjualan risoles dan berbagai makanan ringan di kawasan Jakarta. Aktivitas tersebut ia jalani secara langsung, mulai dari menyiapkan dagangan hingga melayani pembeli yang datang ke lapaknya.
Bagi sebagian orang, keputusan seorang figur publik untuk berjualan di pinggir jalan mungkin dianggap tidak biasa. Namun bagi Jelita, pekerjaan apa pun yang dilakukan secara jujur merupakan hal yang patut dibanggakan dan tidak perlu dipermalukan.
Putri dari keluarga musisi dangdut ternama itu mengaku tidak ingin menggantungkan masa depannya pada harta atau warisan keluarga. Ia lebih memilih berusaha dengan kemampuan sendiri dan menikmati hasil kerja keras yang diperolehnya.
Menurut Jelita, kemandirian menjadi nilai penting yang selalu ia pegang dalam menjalani kehidupan. Karena itu, ia tidak pernah menjadikan nama besar keluarga sebagai jaminan untuk mendapatkan kenyamanan ekonomi.
Usaha kuliner yang dijalankannya juga berawal dari keinginan untuk tetap produktif. Selain menambah pemasukan, kegiatan berdagang memberinya kesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Respons publik terhadap aktivitas Jelita sebagian besar bernada positif. Banyak yang mengapresiasi semangatnya dalam bekerja dan menilai langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak gengsi mencari rezeki.
Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi banyak masyarakat, kisah Jelita dianggap menunjukkan bahwa peluang usaha dapat muncul dari berbagai bidang. Keberhasilan tidak selalu harus datang dari profesi yang identik dengan popularitas atau status sosial tertentu.
Meski tetap aktif di dunia hiburan, Jelita mengaku ingin memiliki sumber penghasilan yang lebih beragam. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dinamika industri hiburan yang sering kali mengalami perubahan.
Baginya, usaha kecil yang dibangun dengan kesungguhan memiliki nilai yang sangat besar. Selain memberikan manfaat ekonomi, usaha tersebut juga menjadi sarana untuk belajar mengelola bisnis dan menghadapi berbagai tantangan secara langsung.
Melalui pilihannya untuk berjualan risoles di pinggir jalan, Jelita Bahar memperlihatkan bahwa kerja keras dan kemandirian tetap menjadi kunci utama dalam membangun masa depan. Sikap tersebut sekaligus membuktikan bahwa kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh warisan, melainkan oleh kemauan untuk terus berusaha.(*)

