Jakarta, Semangatnews.com – Absennya Thom Haye dari skuad Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan jelang agenda FIFA Series 2026. Keputusan ini memunculkan perdebatan, terutama soal dampaknya terhadap kekuatan lini tengah Garuda.
Sejumlah analis sepak bola menilai bahwa kehilangan Haye bukan sekadar soal satu pemain absen. Sosoknya selama ini dikenal sebagai pengatur tempo permainan yang sulit digantikan.
Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Haye tampil sebagai motor permainan tim. Perannya dalam mengalirkan bola dari lini tengah menjadi salah satu kunci keseimbangan permainan Indonesia.
Absennya pemain tersebut bukan disebabkan oleh penurunan performa ataupun cedera. Ia harus menjalani sanksi larangan bermain dari FIFA akibat insiden dalam pertandingan internasional sebelumnya.
Sanksi tersebut membuat Haye tidak bisa tampil dalam beberapa laga penting, termasuk ajang FIFA Series yang digelar dalam waktu dekat.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan bagi pelatih John Herdman dalam meramu strategi tim. Ia harus mencari komposisi terbaik tanpa kehadiran salah satu pemain kunci di lini tengah.
Meski Indonesia memiliki sejumlah pemain lain di posisi gelandang, analis menilai tidak semua memiliki karakter permainan seperti Haye. Kemampuan membaca permainan dan distribusi bola menjadi keunggulan utamanya.
Beberapa pemain muda memang berpotensi mengisi posisi tersebut, namun pengalaman dan ketenangan Haye di lapangan dinilai sulit untuk ditiru dalam waktu singkat.
Situasi ini juga menjadi ujian bagi kedalaman skuad Timnas Indonesia. Tanpa pemain inti, tim dituntut tetap mampu tampil kompetitif di setiap pertandingan.
Di sisi lain, absennya Haye bisa menjadi peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan. Momentum ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat regenerasi tim nasional.
Namun, ekspektasi publik tetap tinggi. Banyak yang berharap lini tengah Indonesia tetap solid meski tanpa kehadiran sosok penting seperti Haye.
Dengan tantangan yang ada, Timnas Indonesia kini dituntut membuktikan bahwa mereka tidak bergantung pada satu pemain, meski kehilangan Thom Haye tetap menjadi catatan penting dalam persiapan tim.(*)

