Jakarta, Semangatnews.com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa impresif pada ajang Moto3 2026. Rider Honda Team Asia itu sukses finis di posisi kedelapan pada seri Catalunya yang berlangsung di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol.
Hasil tersebut membuat Veda tetap bertahan di posisi lima besar klasemen sementara Moto3 2026. Tambahan delapan poin dari Catalunya membuat pembalap asal Gunungkidul itu kini mengoleksi total 58 poin.
Balapan di Catalunya menjadi salah satu penampilan terbaik Veda musim ini. Ia memulai lomba dari posisi ke-20, namun mampu melakukan comeback luar biasa hingga finis di urutan kedelapan.
Sejak lap pertama, Veda langsung tampil agresif dengan menyalip sejumlah rivalnya. Dalam beberapa lap awal, ia berhasil naik cepat hingga masuk ke rombongan perebutan 10 besar.
Persaingan Moto3 Catalunya sendiri berlangsung sangat ketat. Maximo Quiles kembali keluar sebagai pemenang dan semakin memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara musim ini.
Meski belum naik podium di Catalunya, performa Veda mendapat banyak pujian karena dinilai sangat konsisten sepanjang musim debutnya di Moto3. Ia bahkan mampu bersaing dengan pembalap-pembalap yang lebih berpengalaman.
Veda kini sejajar dalam perolehan poin dengan Marco Morelli yang berada tepat di atasnya di klasemen. Namun pembalap Indonesia itu masih kalah dalam hitungan hasil finis terbaik sehingga tetap menempati posisi kelima.
Musim 2026 menjadi tahun penting bagi karier Veda Ega Pratama. Setelah promosi ke Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia, ia langsung mampu mencuri perhatian dengan beberapa hasil mengejutkan.
Sebelumnya, Veda juga sukses mencetak sejarah saat finis podium ketiga pada seri Moto3 Brasil 2026. Hasil itu membuatnya menjadi pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang Grand Prix dunia.
Tak hanya itu, Veda juga sempat finis keempat pada GP Prancis dan posisi keenam di GP Spanyol. Konsistensi tersebut membuat namanya mulai diperhitungkan di persaingan Moto3 musim ini.
Dengan performa yang terus meningkat, peluang Veda untuk terus bersaing di papan atas klasemen Moto3 2026 masih sangat terbuka. Publik Indonesia kini menaruh harapan besar agar pembalap muda tersebut bisa kembali mencetak sejarah di seri-seri berikutnya.(*)

