10 Finalis Muda Siap Berlaga di Ajang SATU Indonesia Awards 2025

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Ajang penghargaan nasional bagi generasi muda yakni 16th SATU Indonesia Awards 2025 resmi menetapkan 10 finalis yang akan bersaing untuk meraih apresiasi tertinggi dalam program yang digelar oleh PT Astra International Tbk. Pengumuman ini menjadi puncak dari proses panjang yang dimulai sejak pembukaan pendaftaran di Februari hingga seleksi akhir jelang penghargaan.

Proses seleksi dilakukan dengan mekanisme yang ketat. Pendaftaran dibuka mulai 28 Februari hingga 28 Juli 2025, dan pada tahun ini tercatat sejumlah 17.708 anak muda mendaftar sebagai peserta. Angka ini menunjukkan lonjakan semangat generasi muda untuk berkontribusi di bidang sosial dan inovasi.

Tema tahun ini adalah “Satukan Gerak, Terus Berdampak” yang menggambarkan semangat kolaborasi dan aksi nyata generasi muda dalam membawa perubahan positif di masyarakat.

Para finalis tahun ini berasal dari lima bidang utama: Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi. Setiap bidang diwakili dua finalis sehingga total terdapat sepuluh anak muda yang akan melaju ke tahap akhir.

Di bidang Kesehatan, dua finalis yang terpilih adalah Alvin Henri dari Sumatera Utara dan Safira Khairina dari DKI Jakarta. Mereka dinilai telah menunjukkan inovasi dan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah masing‑masing.

Untuk bidang Pendidikan, finalis yang lolos adalah Imelda Riris Damayanti dari Jakarta dan Jauhari Tantowi dari Nusa Tenggara Barat. Dua sosok tersebut telah aktif menciptakan ruang pembelajaran inklusif dan memberdayakan anak‑anak di wilayah terpencil maupun pekerja muda.

Pada bidang Lingkungan, finalisnya yakni Hanzalah Rangkuti dari Sumatra Utara dan Andri Andriansyah dari Jawa Tengah. Keduanya menjalankan program yang menggabungkan pelestarian alam dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bidang Kewirausahaan diwakili oleh Tatag Adi Sasono dari Jawa Timur dan Yustinus Agus Yunianto dari Jawa Tengah yang telah gagas model usaha berkelanjutan di tingkat lokal dengan dampak nyata.

Di bidang Teknologi, terdapat dua finalis yakni Oka Bayu Pratama dari Jawa Timur dan Livio Hardi dari Kalimantan Timur. Melalui inovasi digital dan literasi siber, mereka membawa perubahan di era yang semakin terdigitalisasi.

Ke depan, publik diundang untuk ikut memilih finalis favorit melalui pemungutan suara daring yang dibuka sejak 27 Oktober hingga 4 November 2025. Partisipasi masyarakat diharapkan memperkuat semangat kolaborasi dan dukungan terhadap generasi muda penggerak perubahan.

Dengan ditetapkannya 10 finalis ini, perhatian tertuju pada proses penjurian akhir yang akan menentukan siapa di antara mereka yang layak meraih apresiasi nasional. Acara awarding dan rangkaian workshop dijadwalkan berlangsung pada bulan November.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.