Azwar Anas: Kepemimpinan Mahyeldi Jadikan Kota Padang Menjadi Lebih Baik

by -

Oleh Letnan Jnderal (Purn) Ir. H. Azwar Anas

Dalam momentum lebaran Idul Fitri 1439 H, sesepuh Kota Padang dan Sumbar sekaligus Tokoh Nasional, Letnan Jnderal (Purn) Ir. H. Azwar Anas, menyampaikan salam sukses kepada H. Mahyeldi atas kepemimpinannya yang telah kasat mata, telah nyata merubah Kota Padang ke arah yang lebih baik.

Baru 3 tahun 8 memerintah, Mahyeldi telah mampu merubah Kota Padang menuju Kota Metropolitan. Perubahan wajah Kota Padang berjalan beriringan dengan pembangunan SDM. Tampilan Kota Padang berubah secara mencengangkan.

Berdasarkan Human Development Indeks/Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang tahun 2017 mencapai angka 81,58, tertinggi dari rata-rata Sumatera Barat yang 71,24, bahkan jauh melampaui rata-rata nasional yang 70,81.

Prestasi bidang Pendidikan Kota Padang dengan indikator rata-rata nilai Ujian Nasional tahun 2018 sangat memuaskan. Kota Padang peringkat 1 rata-rata UN di antara Kab/Kota se Sumatera Barat, baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun UN berbasis Kertas dan Pensil (UNKP).

Dari sisi sekolah, 20 SMP nilai UNBK tertinggi Se Sumatera Barat, 10 di antaranya dari Kota Padang. Sedangkan 20 SMP  nilai UNKP tertinggi se Smatera Barat, 9 sekolah dari Kota Padang. Tidak itu saja, 30 siswa nilai UNBK tertinggi di Sumatera Barat, 25 siswa dari Kota Padang. Dan 30 siswa nilai rata-rata UNKP tertinggi di Sumatera Barat, 27 siswa dari Kota Padang.

Demikian juga pengelolaan keuangan, Kota Padang kembali tahun ini mendapat “Predikat WTP dari BPK“. Prestasi lain yang menakjubkan juga diraih oleh Kota Padang tahun 2017, yaitu kembalinya “Piala Adipura” setelah sempat hilang pasca gempa dahsyat tahun 2009.

Sangat banyak prestasi Kota Padang di bawah kepemimpinan walikota yang juga ustadz ini, tidak mungkin diurai disini. Bagi yang penasaran ingin tahu silakan simak di buku, “Mahyeldi: Memimpin adalah Melayani, (Jakarta, Teras, 2017)“.

Namun demikian Mahyeldi tidak pernah menepuk dada, Ustadz ini tetap bersahaja, seperti yang dulu, bicara merendah: “semua ini karena dukungan semua warga kota, tanpa dukungan, saya tidak ada apa-apanya”. Mari kita dukung priode kedua kepemimpinan Ust Mahyeldi bersama Hendri Septa.

Masalah penggantian walikota, nanti saja di tahun 2023. Tahun ini cukup mengganti wakil walikota saja dengan yang lebih muda, tageh, enerjik, berkomitmen kerja satu tim dengan walikota sampai habis masa jabatan. Pemilih Kota Padang adalah pemilih rasional, memilih calon walilota yang sudah berbuat nyata, bukan memilih calon yang hanya berwacana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.