5 Tim Angkat Koper dari Piala AFF U-17 2026, Thailand Ikut Tersingkir

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Babak penyisihan grup Piala AFF U-17 2026 mulai memakan korban setelah lima tim dipastikan tersingkir dari turnamen yang digelar di Indonesia. Persaingan ketat di fase grup membuat sejumlah negara harus mengakhiri langkah lebih cepat.

Turnamen usia muda paling bergengsi di Asia Tenggara ini memang menghadirkan format kompetitif, di mana hanya juara grup dan satu runner-up terbaik yang berhak melaju ke semifinal. Sistem ini membuat setiap pertandingan menjadi krusial sejak awal.

Salah satu tim yang paling menyita perhatian adalah Timnas Thailand U-17 yang harus tersingkir lebih cepat. Thailand gagal meraih hasil maksimal setelah menelan kekalahan dalam fase grup.

Selain Thailand, tim lain yang juga dipastikan gugur adalah Timnas Filipina U-17. Mereka tidak mampu mengumpulkan poin yang cukup untuk bersaing dengan tim lain di grupnya.

Kemudian, Timnas Timor Leste U-17 juga harus mengakhiri perjuangan setelah gagal bersaing dalam perebutan posisi puncak klasemen. Performa yang belum konsisten menjadi faktor utama kegagalan mereka.

Nasib serupa dialami oleh Timnas Kamboja U-17 yang tidak mampu mengamankan posisi aman di klasemen grup. Persaingan yang ketat membuat mereka kehilangan peluang ke fase berikutnya.

Sementara itu, Timnas Brunei Darussalam U-17 menjadi tim lain yang harus tersingkir lebih awal. Hasil negatif di beberapa laga membuat mereka tidak memiliki peluang untuk lolos.

Kelima tim tersebut harus menerima kenyataan pahit tersingkir sebelum fase gugur dimulai. Hasil ini sekaligus menunjukkan betapa sengitnya persaingan di level kelompok usia muda di kawasan Asia Tenggara.

Turnamen yang berlangsung pada 11 hingga 24 April 2026 ini diikuti oleh 12 negara dan digelar di dua stadion utama di Jawa Timur.

Dengan tersingkirnya lima tim tersebut, persaingan menuju semifinal semakin mengerucut. Tim-tim yang tersisa kini harus bersaing lebih ketat untuk memperebutkan tiket ke babak empat besar.

Hasil ini juga menjadi evaluasi penting bagi negara-negara yang gugur untuk meningkatkan pembinaan usia muda ke depannya. Pengalaman di turnamen ini diharapkan menjadi bekal untuk kompetisi selanjutnya.

Sementara itu, perhatian kini tertuju pada tim-tim unggulan yang masih bertahan, termasuk Indonesia, yang berambisi melangkah jauh di turnamen ini.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.