Benarkah Data Pendonor Plasma Darah Konvalesen di Yogyakarta Bocor? Ini Faktanya

by -
Respon salah satu pengguna akun Twitter di Yogyakarta yang namanya dicatut dalam donar plasma darah konvalesen di Yogyakarta. (Foto: Istimewa)
Respon salah satu pengguna akun Twitter di Yogyakarta yang namanya dicatut dalam donar plasma darah konvalesen di Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

SEMANGATNEWS.COM – Masyarakat dihebohkan dengan bocornya data sejumlah pendonor plasma darah konvalesen di area Yogyakarta. Bahkan data yang disebarkan pun berisikan golongan darah, nama, dan nomor telepon seluler (ponsel).

Kabar tersebut tersiar ke sejumlah grup percakapan media sosial (medsos) WhatsApp yang menuliskan daftar nama pendonor dan golongan darah.

Dari hasil penelusuran, data tersebut ternyata salah. Dikutip Semangatnews.com dari salah satu akun Twitter dengan nama pengguna @saehello, dijelaskan bahwa data tersebut tidak valid.

Akun tersebut meminta kepada si pengirim pesan untuk berhenti menyebarkan hoaks di WhatsApp, terutama untuk informasi yang dibutuhkan ketika bersifat urgensi.

“Udah puluhan yang ngirimin ini, padahal nomornya sama sekali nggak tahu menahu bahkan bukan orang Jogja. Di saat darurat, sebelum bantu orang, pastikan paling nggak infonya valid. Nggak kebayang, orang-orang yang panik harus ngehubungin satu-satu semua nomer cuma buat ditolak mentah-mentah. Saya nggak pernah ya mbak nawarin donor. Ya Allah, hoaks WhatsApp ini kapan berakhirnya sih, semoga yang bikin-bikin dapet adzab dunia akhirat,” tulis akun tersebut, Kamis (29/7/2021).

Ditelusuri dari profilnya, pemilik akun tersebut merupakan warga asli Yogyakarta. Hal itu ditunjukkan dengan penyematan alamat di biografi Twitter pemilik akun.

Selain itu, informasi tersebut pernah beredar pada bulan Juni 2021 dan dibantah oleh Ketua PMI DKI Jakarta. Masyarakat juga diimbau masyarakat untuk mencari informasi dari situs layanan resmi.

Dilansir dari UNY.ac.id, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi terkait plasma donor darah konvalesen di area Yogyakarta bisa menghubungi Sonjo, salah satu Komunitas Kemanusiaan di Yogyakarta yang bekerjasama dengan FK-KMK UGM dan RSUP Dr Sardjito. Selain itu, juga bisa menghubungi Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

Dari hasil sejumlah penelusuran, pesan berantai WhatsApp yang memberikan informasi terkait data pendonor plasma darah konvalesen di area Yogyakarta merupakan hoaks dengan kategori konten palsu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.