SEMANGATNEWS.COM – Kunci jawaban berikut merupakan materi pembelajaran 3 yang terdapat pada halaman 67 sampai 75. Materi dan pembahasan yang diambil berdasarkan pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 untuk Kelas 5 SD/MI.
Kunci jawaban berikut merujuk pada Subtema 2 Hubungan Antarmakhluk Hidup dalam Ekosistem, Tema 5 Ekosistem.
Soal yang dibahas terdapat di halaman 69, 70, 71, 73, 74, dan 75. Sementara itu, materi yang dibahas berupa ‘mencermati artikel singkat tentang subak di Bali, siswa mampu mendiskusikan karakteristik penduduk di wilayah pertanian di Bali’, ‘mengamati lingkungan sekitar sekolah, siswa mampu menuliskan karakteristik kenampakan alam‘, ‘mengamati peta, siswa mampu menunjukan lokasi tempat yang ditanyakan‘, ‘mengumpulkan fakta dan informasi, siswa mampu membuat sebuah teks nonfiksi tentang aktivitas perekonomian yang dilakukan masyarakat setempat berkaitan dengan daerah tempat tinggalnya‘, ‘membaca teks bacaan tentang Proklamasi, siswa mampu membuat lini masa tentang sejarah Proklamasi‘, dan ‘mengenal Proklamasi sebagai salah satu peristiwa bersejarah bangsa, siswa mampu memainkan peran dalam drama Proklamasi’.
Kunci jawaban ini dapat digunakan oleh adik-adik Kelas 5 SD/MI sebagai pedoman dalam mempelajari pembelajaran 3. Oleh karena itu, simkalah dengan saksama!
Siti : “Sebagai sebuah negara kepulauan, selain memiliki keragaman ekosistem, Indonesia juga memiliki keragaman ketampakan alam yang luar biasa!”
Udin : “Betul sekali, Siti. Keragaman ketampakan alam yang ada di Indonesia tentu akan memengaruhi cara hidup penduduk yang menghuninya!”
Siti : ”Ya, selain negara kita dikenal sebagai negara kepulauan, Indonesia juga dikenal sebagai negara agraris. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia bekerja sebagai petani dan nelayan.”
Ketampakan alam apakah yang ada di sekitar tempat tinggalmu? Berprofesi sebagai apakah sebagian besar penduduk di daerah tempat tinggalmu?
Kunci Jawaban Halaman 69 dan 70
Ayo Membaca
Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang menyebabkan tanah di Indonesia subur dan mudah ditanami tanaman pangan. Tidak mengherankan, sebagian besar penduduk Indonesia memanfaatkan kesuburan tanah untuk bertani. Para petani biasa mengelola alam dan memanfaatkan setiap musimnya untuk menanam dan memelihara tanaman. Pengertian mereka tentang masa tanam dan panen dipengaruhi oleh pemahaman mereka tentang perubahan musim hujan dan kemarau. Pada musim hujan, air melimpah, sedangkan pada musim kemarau, air sangat sedikit dan harus dibagi rata untuk semua petani. Oleh karenanya, para petani membuat sistem pengairan secara mandiri seperti yang telah lama dilakukan oleh masyarakat petani di Bali. Sistem pengaturan air di Bali disebut subak. Ingin tahu lebih banyak tentang subak? Bacalah dengan saksama artikel berikut ini.
Sistem Irigasi Subak
Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengelola sistem irigasi yang ada di sebuah kawasan persawahan. Kawasan persawahan itu biasanya dibatasi oleh kenampakan alam seperti sungai, jurang, atau kenampakan lain yang jelas terlihat. Satu kelompok subak biasanya memiliki satu sumber air yang mengalir ke sebuah sungai yang melewati atau berada dekat dengan persawahannya. Para anggota kelompok subak menggunakan sistem gotong royong dan saling bantu dengan cara “meminjam air”, bukan utang piutang. Dengan demikian, setiap anggota harus bertanggung jawab terhadap penggunaan air juga terhadap petani lain sesama anggota Subak.
Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pengatur yang diebut pekaseh atau klean subak. Para pekaseh bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat desa dalam menjalankan tugasnya. Para pekaseh ini diangkat oleh petani, bukan oleh perangkat desa. Mereka mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya. Apabila kekurangan air, sistem pinjam air dijalankan agar semua petani mendapatkan air yang cukup untuk sawahnya.
Sistem irigasi subak dibangun oleh masyarakat Bali sejak beratus tahun lalu sebagai bentuk kemandirian masyarakat dalam mengatasi persoalan air irigasi. Semua persoalan pertanian dibahas secara musyawarah dan perencanaan yang baik. Termasuk di dalamnya membahas rencana pengairan, cara menjaga kualitas air, jumlah air yang akan dialirkan, dan waktu pengairan, termasuk siapa saja yang akan melakukannya. Subak tidak hanya memperhatikan sistem irigasi, tetapi juga memperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya. Dengan demikian, tidaklah mengherankan jika pada tahun 2012, subak diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) Pengakuan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
(Sumber: www.permateta.tp.ugm.ac.id)
Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlan kegiatan berikut.
1. Tentukan pokok pikiran dan informasi penting dari bacaan dengan menggunakan tabel di bawah ini.
Jawaban:
| Paragraf | Pikiran Utama | Informasi Penting |
|---|---|---|
| 1 | Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengelola sistem irigasi.. |
|
| 2 | Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pekaseh atau klean subak. |
|
| 3 | Sistem irigasi subak dibangun oleh masyarakat Bali sejak beratus tahun lalu. |
|
2. Buatlah ringkasan berdasarkan bacaan tersebut.
Dengan menggunakan tabel yang berisi pokok pikiran dan informasi penting tersebut, buatlah sebuah ringkasan. Tuliskan ringkasanmu dalam satu paragraf dengan menggunakan kalimatmu sendiri. Perhatikan tanda baca, penggunaan huruf kapital yang tepat, dan penggunaan kata-kata baku dalam kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Jawaban:
Subak merupakan sekumpulan petani di Bali. Satu kelompok subak biasanya memiliki satu sumber air yang dikelola dengan menggunakan sistem gotong royong dan saling bantu. Setiap anggota subak harus bertanggung jawab terhadap penggunaan air. Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pekaseh atau klean subak yang bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat. Mereka mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya. Sistem irigasi subak dibangun oleh masyarakat Bali sejak beratus tahun lalu. Semua persoalan pertanian dalam subak dibahas secara musyawarah. Subak tmemperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya. Tahun 2012 subak diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO.
3. Bersama dengan kelompokmu, diskusikanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Jawablah di buku catatanmu. Setelah itu, presentasikan hasil diskusimu.
a. Apakah tujuan dibentuknya subak?
Jawaban:
Tujuan dibentuknya subak di Bali adalah untuk mengatasi persoalan air irigasi.
b. Apa saja manfaat yang diperoleh para petani dari sistem irigasi subak di Bali?
Jawaban:
Manfaat subak antara lain petani mendapatkan air yang cukup untuk sawahnya, melatih petani setiap bertanggung jawab terhadap penggunaan air, cara menjaga kualitas air, jumlah air yang akan dialirkan, dan waktu pengairan.
c. Apa sajakah peran pekaseh?
Jawaban:
Para pekaseh bekerja sama dengan para kepala desa dan perangkat desa dalam mengatur dan memberitahukan ketersediaan air pada areal persawahan kelompoknya.
d. Bagaimana cara anggota kelompok subak di Bali dalam mengambil keputusan?
Jawaban:
Semua keputusan dalam subak dibahas secara musyawarah dan perencanaan yang baik.
e. Apa yang menyebabkan sistem subak berhasil meraih perhatian dunia?
Jawaban:
Subak tidak hanya memperhatikan sistem irigasi, tetapi juga memperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem meminjam air kepada anggotanya.
f. Jelaskan nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang didapatkan dari sistem irigasi subak di Bali.
Jawaban:
Nilai persatuan dan kesatuan dalam sistem subak antara lain: 1) dalam pembagian air dilakukan dengan musyawarah; 2) dalam pembagian air dilakukan dengan adil dan tidak ada yang diuntung atau dirugikan; 3) dalam pelaksanaan pembagian air mereka bekerja-sama satu dengan yang lain, dan 4) saling pinjam meminjam air irigasi antara satu dengan yang lain, antara subak satu dengan subak yang lain
Kunci Jawaban Halaman 71
Ayo Membaca
Ketampakan alam yang ada di Indonesia tentu memengaruhi cara masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kehidupannya. Berbagai upaya dilakukan masyarakat dalam memanfaatkan dan mengelola sumber daya tersebut. Masyarakat petani di Bali menggunakan subak untuk membantu ketersediaan air sehingga terjamin usaha pertaniannya. Masyarakat petani Brebes memanfaatkan daerahnya sebagai penghasil bawang merah nasional. Masyarakat nelayan di Banyuwangi memanfaatkan hasil ikannya untuk diolah menjadi sarden yang dipasarkan di seluruh Indonesia.
Bersama dengan teman sebangkumu, carilah informasi tentang kegiatan masyarakat Indonesia sebagai negara agraris dan negara kepulauan berkaitan dengan mata pencaharian mereka. Beberapa contoh kehidupan masyarakat di atas dapat kamu gunakan sebagai sumber ide. Setelah kamu mendapatkan informasi, buatlah sebuah tulisan nonfiksi secara mandiri sebanyak tiga paragraf atau lebih. Gunakan ejaan dan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menulislah dengan rapi dan jangan lupa menggunakan huruf kapital serta tanda baca yang sesuai kaidah.
Jawaban:
Kegiatan Ekonomi Agraris Masyarakat Indonesia
Indonesia merupakan negara agraris dengan luas lahan yang sangat luas. Kegiatan ekonomi agraris adalah kegiatan ekonomi penduduk dalam memanfaatkan faktor-faktor alam, khususnya dalam bidang pertanian; termasuk di dalamnya adalah peternakan, perikanan, perkebunan, dan kehutanan.
Kegiatan ekonomi pertanian berpusat di daerah-daerah pedesaan yang masih menyediakan lahan yang cukup luas. Pertanian atau persawahan banyak diusahakan di daerah pedesaan Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, dan sebagian Sulawesi. Di wilayah Nusa Tenggara, budidaya pertanian persawahan kurang cocok diterapkan, karena di wilayah tersebut curah hujannya relatif lebih sedikit bila dibandingkan dengan daerah lain.
Kegiatan ekonomi peternakan membudidayakan hewan-hewan yang menjadi komoditas pangan, yang dimanfaatkan tenaganya atau tujuan lainnya. Daerah yang memiliki potensi pakan ternak, seperti padang rumput, sebagian besar penduduknya bermata pencarian di bidang peternakan. Misalnya, penduduk di Sumbawa Nusa Tenggara Timur banyak yang beternak kuda karena alamnya menyediakan pakan ternak yang berlimpah, yaitu padang rumput.
Kegiatan perkebunan dan kehutanan juga banyak diusahakan masyarakat Indonesia. Di wilayah Sumatra, kegiatan ekonomi agraris didominasi oleh tanaman perkebunan. Di wilayah Kalimantan, kegiatan ekonomi agraris didominasi oleh hutan primer dan hutan produksi. Di wilayah Papua, kegiatan ekonomi agraris masih didominasi oleh kegiatan kehutanan, perkebunan sagu, dan sistem pertanian lahan kering (peladangan dan tegalan).
Kegiatan ekonomi agraris lainya adalah bidang perikanan. Jenis perikanan darat banyak diusahakan di danau, sungai, dan rawa-rawa. Penangkapan ikan lebih intensif diusahakan di perairan sebelah Barat Sumatra dan sebelah Selatan Jawa, perairan Aru, serta perairan Laut Banda. Perikanan di perairan Laut Jawa, Selat Malaka, dan Selat Makassar banyak menghasilkan udang dan ikan; sedangkan mutiara banyak dibudidayakan di perairan Lombok, perairan Aru, dan perairan Maluku.

Setelah itu, tukarkanlah hasil tulisanmu dengan tulisan teman sebangku. Tulislah informasi penting yang terdapat dalam bacaan tersebut.
Jawaban:
| Paragraf | Pikiran Utama | Informasi Penting |
|---|---|---|
| 1 | Indonesia merupakan negara agraris dengan luas lahan yang sangat luas. |
|
| 2 | Kegiatan ekonomi pertanian berpusat di daerah-daerah pedesaan yang masih menyediakan lahan yang cukup luas. |
|
| 3 | Kegiatan ekonomi peternakan membudidayakan hewan-hewan yang menjadi komoditas pangan, |
|
| 4 | Kegiatan perkebunan dan kehutanan juga banyak diusahakan masyarakat Indonesia |
|
| 5 | Kegiatan ekonomi agraris lainya adalah bidang perikanan |
|
Udin : “Aku bangga dengan Indonesia yang memiliki keanekaragaman yang tinggi, tidak hanya keanekaragaman ketampakan alamnya, tetapi juga suku bangsanya.”
Lani : “Jangan lupa bahwa semua yang kita peroleh saat ini juga berkat jasa-jasa para pahlawan bangsa, Din. Berkat merekalah, kita dapat menikmati kemerdekaan dan dapat menjalankan negara dengan kemampuan kita sendiri tanpa diatur atau dikendalikan oleh bangsa lain.”
Udin : “Tepat sekali, Lani! Kemerdekaan adalah hak segala bangsa! Itu yang dperjuangkan para pahlawan kita yang puncaknya terjadi pada peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Aku jadi ingin tahu lebih banyak tentang peristiwa itu.”
Kunci Jawaban Halaman 73 dan 74
Ayo Membaca
Bangsa Indonesia telah ratusan tahun berjuang untuk mendapatkan kebebasan dari penjajahan dan menjadi sebuah bangsa yang merdeka. Peristiwa demi peristiwa terjadi di sepanjang sejarah bangsa dengan melibatkan ribuan pahlawan yang gagah berani dan tak kenal lelah berjuang untuk bangsa. Era kebangkitan nasional yang ditandai dengan berdirinya Budi Utomo tahun 1908 dan kebangkitan pemuda Indonesia melalui Sumpah Pemuda tahun 1928 makin menguatkan keinginan bangsa Indonesia untuk bebas merdeka. Dengan segala upaya, pada tanggal 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia mengumumkan kepada seluruh negara di dunia tentang kemerdekaan bangsa Indonesia melalui peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Simaklah bacaan berikut ini untuk mengetahui lebih banyak tentang peristiwa bersejarah tersebut.
Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sebetulnya merupakan bagian dari pidato proklamasi yang disampaikan oleh Ir. Soekarno sebagai wakil bangsa Indonesia. Proklamasi tersebut dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 10.00 WIB bertempat di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta. Pada saat yang sama, dikibarkan Bendera Merah Putih sebagai bendera negara, dan dinyanyikan lagu kebangsaanIndonesia Raya ciptaan W.R. Supratman.
Setelah melalui waktu yang sangat lama disertai pengorbanan besar seluruh rakyat Indonesia, akhirnya kemerdekaan dapat diwujudkan. Pada saat menjelang diproklamasikan kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada tanggal 16 Agustus 1945, terjadi penculikan terhadap dua tokoh bangsa Indonesia yang paling terkemuka, yaitu Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta oleh para pemuda pejuang Indonesia. Mereka dibawa dari Jakarta ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat. Tujuan penculikan adalah agar kedua tokoh penting ini terhindar dari pengaruh ancaman dan tekanan pemerintah pendudukan Jepang.
Keeseokan harinya, kedua tokoh dikembalikan lagi ke Jakarta dan diamankan di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda, tentara Jepang yang bersimpati terhadap perjuangan rakyat Indonesia untuk merdeka. Di rumah itulah, naskah proklamasi dirumuskan oleh tiga orang pemimpin golongan tua, yaitu Ir. Soekarno, Drs. Muhammad Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Dari golongan muda, ada Sukarni, B.M. Diah, dan Mbah Diro. Setelah selesai ditulis, naskah proklamasi diketik oleh Sayuti Melik. Kemudian, Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta menandatanganinya atas nama bangsa Indonesia.
Sejak saat itu, bangsa Indonesia hidup merdeka dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui Proklamasi tersebut, bangsa Indonesia mengumumkan kepada seluruh dunia bahwa bangsa Indonesia telah bebas dari penjajahan. Adapun isi Proklamasi tersebut adalah sebagai berikut.

Berdasarkan bacaan di atas dan sumber informasi lainnya, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Mengapa bangsa Indonesia perlu melakukan proklamasi kemerdekaannya?
Jawaban:
Bangsa Indonesia melakukan proklamasi kemerdekaan agar Indonesia terbebas dari penjajahan dan diakui oleh seluruh dunia sebagai negara berdaulat.
2. Apakah akibat dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan terhadap kehidupan bangsa Indonesia?
Jawaban:
Akibat proklamasi terhadap kehidupan berbangsa Indonesia adalah kehidupan bangsa Indonesia tidak lagi diwarnai pertumpahan darah, kerja paksa, dan pajak yang tinggi seperti pada masa penjajahan.
3. Bagaimana nilai-nilai persatuan dan kesatuan diterapkan pada peristiwa tersebut?
Jawaban:
Beberapa nilai persatuan dan kesatuan ditunjukan dari kerja sama antara tokoh-tokoh Indonesia dalam mengupayakan proklamasi kemerdekaan. Selain itu, terwujudnya proklamasi kemerdekaan sendiri tidak lepas dari seluruh rakyat yang bersatu melawan penjajah.
4. Tahukah kamu tentang peristiwa Rengasdengklok yang terjadi sebelum peristiwa proklamasi? Carilah informasi tentang peristiwa itu, dan tuliskan temuanmu di tempat yang tersedia di bawah ini.
Jawaban:
Peristiwa Rengasdengklok adalah peristiwa penculikan yang dilakukan oleh sejumlah pemuda antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh dari perkumpulan “Menteng 31” terhadap Soekarno dan Hatta. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB. Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia,sampai dengan terjadinya kesepakatan antara golongan tua yang diwakili Soekarno dan Hatta serta Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda tentang kapan proklamasi akan dilaksanakan terutama setelah Jepang mengalami kekalahan dalam Perang Pasifik.
Kunci Jawaban Halaman 74
Ayo Bermain Peran
Tentukan tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, termasuk tokoh-tokoh yang terlibat pada Peristiwa Rengasdengklok. Buatlah naskah yang sesuai bacaan tentang Proklamasi tersebut. Lakukan latihan bermain peran bersama teman-teman sekelompokmu. Pentaskan di depan kelas.
Jawaban:
Pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Berita tentang kekalahan tersebut sangat dirahasiakan oleh Jepang bahkan semua stasiun radio disegel oleh Jepang. Tanggal 14 Agustus 1945 sekitar pukul 21.00. WIB Syahrir, Wikana, Wikana dan Darwis tiba di kediaman Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Keduanya menyampaikan hasil-hasil keputusan rapat. Pada pertemuan itu, datang beberapa tokoh nasionalis seperti Moh. Hatta, Iwa Kusumasumantri, Samsi, Buntaran, Sudiro dan Ahmad Subardjo.
| Ir. Soekarno | : | ”Silahkan masuk. Ada maksud apa saudara-saudara datang kemari.”(bung Karno mempersilahkan masuk dan duduk di ruang tamu) |
| Sutan Syahrir | : | “Saya mendengar berita Jepang menyerah kepada Sekutu. Maka dari itu tadi siang kami dari golongan para pemuda berkumpul mengadakan rapat dan hasilnya adalah,semua pemuda setuju agar Bung Soekarno dan Bung Hatta segera menyusun kemerdekaan Indonesia.” |
| Ir. Soekarno | : | “Kita tidak bisa begitu saja memproklamasikan kemerdekaan. Kita harus membicarakan dalam rapat PPKI.” |
| Sutan Syahrir | : | “Kita tidak mungkin membicarakannya dalam rapat PPKI, karena PPKI dibentuk oleh Jepang dan kemerdekaan Indonesia haruslah dari usaha rakyat Indonesia bukan pemberian bangsa lain.” |
| Moh. Hatta | : | “Bukan begitu, kita memang seharusnya membicarakannya dalam rapat PPKI. Karena PPKI adalah badan yang bertugas mempersiapkan kemerdekaan. |
| Chairul Shaleh | : | “Apakah kita harus menunggu janji Jepang untuk memerdekakan bangsa ini ? Kita bisa, Bung . Kita harus bangkit dan memproklamirkan kemerdekaan sendiri . Mengapa harus menunggu janji manis itu? |
| Wikana | : | “Tapi semakin cepat kita memproklamasikan kemerdekaan akan semakin cepat pula kita mengakhiri penderitaan rakyat yang sudah ditanggungselama ini. Inilah yang sudah ditunggu-tunggu bangsa kita, Bung.” |
| Moh. Hatta | : | “Baiklah. Tapi berikan kami waktu untuk berunding sebentar.” |
| Darwis | : | ”Baik kalau begitu, kami mohon diri” |
| Moh. Hatta | : | “Bagaimana ini ? Para pemuda menuntut untuk segera memproklamasikan kemerdekaan.” |
| Ir. Soekarno | : | “Tapi kita tidak boleh gegabah, Bung. Kita butuh waktu untuk mempersiapkan semuanya dengan matang agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.” |
| Mr. Soebardjo | : | “Saya setuju. Menurut saya, yang terpenting sekarang adalah menghadapi Sekutu yang hendak berniat kembali berkuasa di negeri ini. Selain itu, masalah kemerdekaan sebaiknya dibicarakan lagi dalam sidang PPKI 18 Agustus mendatang.” |
| Chairul Shaleh | : | “Assalamualaikum.” |
| Moh. Hatta | : | “Waalaikum salam. Ada apa Saudara datang sepagi ini ?” |
| Darwis | : | “Kami bermaksud membawa Anda dan Soekarno untuk ikut kami menuju tempat pengasingan.” |
| Ir. Soekarno | : | “Tempat pengasingan ? Apa yang Saudara maksudkan ?” |
| Chairul Shaleh | : | “Ya, kami akan membawa bapak-bapak untuk diasingkan agar terhindar dari pengaruh dan ancaman bentrok antara rakyat dan Jepang.” |
| Moh. Hatta | : | “Baiklah, kami akan ikut.” |
| Darwis | : | “Sebaiknya Ibu Fatmawati dan anak Anda turut serta, Bung. Untuk menjamin keselamatan mereka.” |
| Ir. Soekarno | : | “Baiklah, saya akan mengajak mereka.” |
| Mr. Soebardjo | : | “Apakah Saudara tahu keberadaan Soekarno dan Bung Hatta ? Katakanlah kepadaku dimana mereka sekarang, dan aku akan menjamin keselamatan mereka ketika kembali ke Jakarta, aku juga akan memberikan jaminan, bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus 1945, selambat-lambatnya pukul 12.00.” |
| Wikana | : | “Baiklah, kami akan menunjukkan tempatnya, di Rengasdengklok.” |
| Mr. Soebardjo | : | Bagaimana kita membicarakan naskah proklamasi untuk mendeklarasikan kemerdekaan kita ?” |
| Chaerul Shaleh | : | “Kita butuh tempat untuk membahasnya, Bung. Tapi hari sudah malam dan pihak Jepang tak mungkin mengizinkan kita melakukan kegiatan sekarang.” |
| Mr. Soebardjo | : | “Saya punya ide. Kita akan meminjam rumah perwira Jepang, Laksamana Maeda.” |
| Laksamana Maeda | : | “Silahkan anda berdiskusi di ruang makan.” |
| Ir. Soekarno | : | “ Untuk mempersingkat waktu, saya sudah memiliki konsep teks proklamasi.” |
| Mr. Soebarjo | : | “Oh, kalau begitu, bersediakah anda membacakannya?” |
| Ir. Soekarno | : | “Baiklah, dengan senang hati.” (membacakan konsep teks proklamasi). Bagaimana menurut kalian? Lalu siapa yang akan menandatangani teks proklamasi ini?” |
| Sukarni | : | “Bagaimana jika teks proklamasi ditandatangani oleh Ir.Soekarno dan Drs.Moh.Hatta sebagai wakil bangsa Indonesia.” |
| Ir. Soekarno | : | “Baiklah, saya bersedia. Lalu, bagaimana dengan bung Hatta? ” |
| Moh. Hatta | : | “Ya, dengan senang hati.” |
Kunci Jawaban Halaman 75
Ayo Berlatih
1. Jelaskanlah nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan masyarakat Bali melalui sistem subak!
Jawaban:
Nilai persatuan dan kesatuan dari sistem irigasi subak ditunjukkan dari prinsip asas kerja sama dan keadilan sehingga para petani saling gotong royong dan saling membantu dalam masalah pengairan sawah. Selain itu, segala persoalan pertanian dibahas secara musyawarah.
2. Jelaskanlah contoh kegiatan ekonomi masyarakat yang tinggal di daerah pantai!
Jawaban:
Nelayan yang menangkap ikan, petani yang memanfaatkan air laut untuk membuat garam, pedagang yang menjual ikan, pelaku usaha yang membuat kerajinan dari kerang untuk dijual, jasa persewaan perahu, dan masih banyak yang lainnya.
3. Jelaskan secara singkat peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945!
Jawaban:
Setelah sempat diculik ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945, Ir.Soekarno dan Moh.Hatta akhirnya dibawa kembali ke Jakarta tepatnya di rumah Laksamana Muda Maeda pada tanggal 17 Agustus 1945. Bersama dengan Achmad Soebardjo, Ir Soekarno dan Moh Hatta merumuskan naskah proklamasi. Naskah proklamasi kemudian diketik oleh Sayuti Melik dan ditandatangani oleh Ir Soekarno dan Moh Hatta. Bertempat di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, akhirnya naskah proklamasi tersebut dibacakan oleh Ir Soekarno pada pukul 10.00.
4. Tahukah kamu mengapa golongan pemuda meminta Ir. Soekarno dan Drs. Muhammad Hatta untuk membacakan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia?
Jawaban:
Golongan pemuda meminta Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta untuk membacakan text proklamasi kemerdekaan republik Indonesia, karena golongan pemuda mendengar kabar menyerahnya Jepang kepada Skutu dalam Perang Dunia II pada 15 Agustus 1945.
5. Apakah manfaat yang diperoleh rakyat Indonesia dengan adanya peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia?
Jawaban:
Dengan adanya Proklamasi Kemerdekaan kehidupan rakyat Indonesia menjadi lebih sejahtera karena tidak ada lagi pertumpahan darah, kerja paksa, dan pajak yang mencekik.
Ayo Renungkan
Pelajaran penting apa sajakah yang kamu dapatkan pada hari ini? Ceritakanlah pengalamanmu itu kepada teman sebangkumu! Pertanyaan apa sajakah yang belum terjawab dari kegiatan belajar hari ini? Sikap apakah yang kamu kembangkan pada hari ini?
Jawaban:
Pada hari ini saya telah belajar menemukan dan menghubungkan konsep-konsep dalam bacaan dengan benar dalam sebuah ringkasan, menjawab pertanyaan-pertanyaan, menghubungkan kondisi daerah dengan kegiatan ekonomi di daerahnya yang memiliki ketampakan alam yang berbeda dalam bentuk tulisan nonfiksi, dan memainkan peran dalam drama Proklamasi. Sikap yang dikembangkan adalah Cermat, Teliti, dan Mandiri
—
Kerja Sama dengan Orang Tua
Lihatlah ketampakan alam dan ketampakan buatan yang terdapat di daerah sekitar tempat tinggalmu. Bersama-sama dengan orang tuamu, diskusikan ciri-ciri ketampakan alam dan buatan tersebut. Tuliskanlah nama ketampakan alam dan buatan yang kamu lihat.
Jawaban:
1. Pegunungan. Pegunungan adalah sekumpulan bukit yang membentuk barisan.
2. Gunung. Gunung adalah bukit yang sangat besar dan tinggi.
3. Sungai. Sungai adalah aliran air yang besar yang terjadi karena alam. Di Indonesia banyak terdapat sungai, baik besar maupun kecil.
– Ciri-ciri gunung: memiliki ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan laut
– Ciri-ciri pegunungan: memiliki ketinggian lebih dari 700 meter di atas permukaan laut
– Ciri-ciri sungai pada kiri dan kanan sungai terdapat dataran yang agak lebar.
1. Perkebunan. Perkebunan adalah area yang sengaja dibuat untuk ditanami tanaman industri seperti kelapa sawit, kopi, teh, coklat, karet, kelapa, tembakau ,tebu dan lain-lain.
2. Kawasan industri /Pabrik. Kawasan industri adalah daerah yang sengaja dibangun untuk lokasi usaha dalam lingkup besar, seperti pabrik.
Ciri-ciri ketampakan buatan
– Perkebunan memiliki lahan yang luas dan tanaman yang beragam
– Kawasan industri memiliki areal atau bentangan lahan yang cukup luas dan telah dimatangkan dan dilengkapi dengan sarana dan prasarana.
—
*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
Sumber:
– Buku Siswa SD/MI Kelas V Tema 5 Ekosistem, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Guru SD/MI Kelas V Tema 5 Ekosistem, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
(Semangatnews.com)
