SEMANGATNEWS.COM – Kunci jawaban berikut khusus untuk adik-adik Kelas 4 SD/MI. Kunci jawaban membahas materi pembelajaran 1 yang dimulai dari halaman 62 sampai 72.
Materi dalam kunci jawaban ini merujuk pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 untuk Kelas 4 SD/MI. Soal yang dibahas terdapat pada halaman 63, 64, 65, 66, 69, 70, 71, dan 72, Subtema 2 Hebatnya Cita-Citaku, Tema 6 Cita-Citaku.
Materi pada kunci jawaban ini meliputi ‘mengamati teks puisi dan menjawab pertanyaan yang terkait dengan puisi, serta menjelaskan cara membuat puisi’, ‘mengamati contoh-contoh puisi, dan membuat puisi secara mandiri’, ‘mencari informasi tentang daur hidup dua makhluk hidup yang berbeda, dan membandingkan siklus hidup makhluk hidup dan melaporkannya’.
Semoga kunci jawaban ini dapat adik-adik gunakan sebagai pedoman dalam belajar. Kunci jawaban ini juga diharapkan dapat membantu orang tua dan guru dalam mengoreksi jawaban siswa.
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 62
Ayo Mengamati

Amatilah gambar di atas! Ceritakan pendapatmu tentang gambar tersebut! Apakah kamu mengetahui jenis pekerjaan yang dilakukan orang pada gambar tersebut?
Jawaban:
Gambar tersebut merupakan seorang guru yang sedang mengajar siswa berkebutuhan khusus.
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 63 64 65
Ayo Membaca
Kisah Seorang Guru Anak Berkebutuhan Khusus
Seorang wanita muda terpanggil untuk menjadi seorang guru. Bukan sembarang guru, melainkan guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Semuanya berawal dari kepeduliannya terhadap kurangnya anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia yang sesuai bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Indonesia yang sesuai.
Sangita Lachman, nama wanita muda itu. Ia adalah seorang dokter yang beralih profesi menjadi seorang guru anak-anak prasekolah. Pada awalnya, ia mengajar anak-anak prasekolah untuk mengisi waktu luangnya. Akan tetapi, lama kelamaan, ia mencintai kegiatannya itu. Baginya, mengajar anak-anak prasekolah membuatnya mengerti tumbuh kembang anak yang akan memengaruhinya saat mereka kelak.
Pada saat mengajar anak-anak prasekolah, ia menemui beberapa siswanya yang berkebutuhan khusus, seperti anak yang menderita autis atau kesulitan belajar lainnya. Anak-anak ini memerlukan cara pengajaran dan bimbingan khusus yang berbeda dengan anak yang tidak berkebutuhan khusus. Ia melihat saat itu tidak banyak sekolah yang tahu bagaimana mengajar anak-anak tersebut.
Sangita kemudian memutuskan untuk menimba ilmu dan keterampilan yang membantunya untuk memahami anak-anak tersebut. Dengan demikian ia dapat menjadi guru yang baik bagi anak-anak tersebut.
Sumber: www.cae-indonesia.com/ dengan perubahan.
Berdasarkan bacaan di atas, jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
1. Siapakah Sangita Lachman?
Jawaban:
Sangita Lachman adalah seorang dokter yang beralih profesi menjadi seorang guru anak-anak prasekolah
2. Mengapa ia ingin menjadi guru?
Jawaban:
Sanggita Lachman menjadi guru berawal dari kepeduliannya terhadap kurangnya pendidikan yang sesuai bagi anak-anak berkebutuhan khusus
3. Sikap apakah yang ditunjukkan oleh Sangita untuk menjadi guru yang baik?
Jawaban:
Sikap yang ditunjukkan oleh Sangita adalah keperdulianya terhadap anak-anak prasekolah dan anak-anak berkebutuhan khusus
4. Menurutmu, sikap apakah yang diperlukan untuk menjadi guru yang baik?
Jawaban:
Sikap yang diperlukan untuk menjadi guru yang baik antara lain sikap kepedulian terhadap kebutuhan ana-anak, kasih sayang tanpa membedakan anak satu dengan yang lainnya, dan sikap tanggung jawab terhadap masa depan anak
Setiap orang memiliki cita-cita yang baik. Tidak ada cita-cita yang tidak hebat. Oleh karenanya, teruslah berusaha meraih cita-citamu! Adakah di antaramu yang ingin menjadi dokter?
Bacalah puisi berikut ini di dalam hati. Perhatikanlah bagian-bagian di dalam puisi dengan seksama!
Cita-Citaku
Karya: M. Ridwan Hafidz
Cita-citaku ingin menjadi dokter
Agar dapat menyembuhkan orang yang sakit
Cita-citaku ingin menjadi dokter
Agar anak-anak menjadi sehat
Aku harus belajar dengan sungguh-sungguh
Agar dapat menggapai citaku itu
Aku harus belajar dengan sungguh-sungguh
Agar menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 65
Berdasarkan puisi tersebut, diskusikanlah bersama teman sekelompokmu untuk menjawab pertanyaan berikut!
1. Apakah judul puisi tersebut?
Jawaban:
Puisi di atas berjudul cita-citaku.
2. Siapakah yang membuat puisi tersebut?
Jawaban:
Puisi di atas dibuat oleh M. Ridwan Hafidz.
3. Bercerita tentang apakah puisi tersebut?
Jawaban:
Puisi di atas berisi tentang cita-cita menjadi seorang dokter PAUD.
4. Apakah yang membedakan puisi tersebut dengan bacaan sebelumnya?
Jawaban:
Pada pembelajaran sebelumnya puisi memiliki bait dan rima, sedangkan pada puisi di atas tidak memiliki bait dan rima.
5. Buatlah sebuah gambar yang dapat mewakili isi puisi tersebut!
Jawaban:

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 66
Ayo Mencoba
Carilah satu atau dua buah puisi anak dari koran, majalah, atau bukubuku. Salinlah puisi tersebut di dalam buku tulismu.
Baca dan amati bentuk dan isi puisi pilihanmu. Lalu jawablah pertanyaan di atas di dalam buku tulismu! Kesimpulan apakah yang kamu dapatkan tentang puisi? Tuliskanlah kesimpulanmu di dalam buku tulismu!
Jawaban:
Puisi 1
Haus
Pulang sekolah aku berlari
Kutahan rasa dahaga
Di rumah ibu telah menantikedatanganku
Kulihat segelas air putih
Tersedia di atas meja
Dengan cepat gelas kuraih lalu kuminum
ah lega rasanya
(Karya Dadan Muldan)
Puisi 2
Boneka Panda
Boneka panda yang cantik
Engkau selalu diam dan tak berisik
Duduk di kasur kamar tidurku
Melihatku dengan senyum tersipu
Badanmu begitu besar sering kujadikan bantal
Atau tempat punggungku duduk bersandar
(Karya : Wawan Budiman)
1. Apakah judul puisi tersebut?
Jawaban:
Puisi di atas berjudul haus dan boneka panda.
2. Siapakah yang membuat puisi tersebut?
Jawaban:
Puisi di atas dibuat oleh Dadan Muldan dan Wawan Budiman.
3. Bercerita tentang apakah puisi tersebut?
Jawaban:
Puisi 1 bercerita tengan rasa haus sepulang sekolah, sedangkan puisi 2 menceritakan tentang boneka panda yang ada dikamar.
4. Apakah yang membedakan puisi tersebut dengan bacaan sebelumnya?
Jawaban:
Pada pembelajaran sebelumnya puisi memiliki bait dan rima, sedangkan pada puisi di atas tidak memiliki bait dan rima.
Ayo Mengamati

Profesi apakah yang ditunjukkan pada gambar di atas? Adakah di antara kamu yang ingin menjadi dokter hewan seperti pada gambar di atas? Untuk menjadi seorang dokter hewan, tentu kamu harus mengetahui segala hal tentang hewan, termasuk daur hidupnya. Mengapa?
Tahukah Kamu
Tahapan pertumbuhan hewan dari kecil sampai dewasa disebut daur hidup hewan. Pada daur hidupnya ada hewan yang mengalami perubahan bentuk, ada juga yang tidak. Hewan yang mengalami perubahan bentuk tubuh dalam daur hidupnya dikatakan mengalami proses metamorfosis. Proses metamorfosis yang terjadi pada hewan terbagi menjadi dua yaitu metamorposis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.
Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna mempunyai bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahap hidupnya. Pada saat telur menetas bentuk tubuh hewan tidak sama dengan bentuk induknya. Hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, setelah menetas memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan induknya
Perhatikanlah beberapa daur hidup hewan-hewan berikut ini!
Daur Hidup Katak
Katak berkembang biak dengan cara bertelur di dalam air. Telur-telur itu akan menetas setelah kurang lebih 10 hari. Telur itu menetas menjadi berudu yang hidup di air. Oleh karenanya, berudu memiliki insang, alat pernapasan untuk bernapas di dalam air, seperti pada ikan. Tiga minggu kemudian, insang pada katak akan tertutup oleh kulitnya, kemudian tumbuhlah kaki belakang. Pada usia 8 minggu, berudu berkaki berubah menjadi katak yang berekor. Ekor itu kemudian akan memendek dan ia bernapas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota tubuhnya sempurna, katak akan berubah menjadi katak dewasa.

Daur Hidup Kecoa
Kecoa merupakan salah satu serangga yang juga berkembang biak dengan cara bertelur. Setelah beberapa lama, telur kecoa akan berubah menjadi kecoa muda yang disebut nimfa. Bentuk nimfa mirip dengan kecoa dewasa, hanya warna kulitnya yang berbeda. Nimfa beberapa kali mengalami pergantian kulit sampai ia menjadi kecoa dewasa.

Daur Hidup Capung
Capung juga merupakan serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur. Sama dengan kecoa, ketika telur capung menetas ia menjadi capung muda yang disebut nimfa. Setelah kurang lebih mengalami pergantian kulit sebanyak sepuluh kali, capung berubah menjadi capung dewasa.

Daur Hidup Nyamuk
Nyamuk juga termasuk jenis serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur di permukaan air. Ketika telur menetas, ia berubah menjadi jentik-jentik atau tempayak. Tempayak ini akan hidup dan mendapatkan makanannya dari air yang ia tinggali. Setelah cukup umur, tempayak ini berubah menjadi pupa. Setelah beberapa waktu, pupa akan berubah menjadi nyamuk hingga nyamuk dewasa. Nyamuk muda dan dewasa tidak hidup di air. Ia akan kembali ke air ketika hendak bertelur.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 4 Halaman 69 70 72
Ayo Berlatih
1. Buatlah kelompok yang terdiri atas paling sedikit tiga orang.
2. Setiap kelompok akan mencari informasi tentang daur hidup dua ekor hewan yang berbeda (berdasarkan pilihan yang terdapat pada tabel.

3. Catatlah semua informasimu di dalam diagram berikut ini. Lakukan untuk kedua hewan yang telah kamu pilih.
4. Presentasikan hasilnya di depan kelas, lalu tempelkan hasilnya di dinding kelas. Dengan demikian, kamu akan memiliki informasi tentang daur hidup berbagai jenis hewan!
Jawaban:

Nama hewan: Ayam
Cara berkembang biak: Bertelur
Penjelasan tentang daur hidup: Ayam berkembangbiak dengan cara bertelur. Setelah telur dierami dan menetas menjadi anak ayam. Semakin lama anak ayam tumbuh semakin besar. Bulu-bulu halus berubah menjadi bulu-bulu seperti induknya. Aank ayam berubah menjadi ayam dewasa
Jenis daur hidup: Tanpa metamorfosis

Nama hewan: Katak
Cara berkembang biak: Bertelur
Penjelasan tentang daur hidup: Katak adalah hewan amfibi, hewan yang hidup di dua alam. Dalam siklus hidupnya, katak mengalami perubahan dari yang awalnya hanya bisa hidup di air kemudian hidup di dua tempat. Metamorfosis sempurna pada katak dimulai dari telur, kecebong, katak muda yang kemudian menjadi katak dewasa. Secara umum urutan metamorfosis kata terdapat 4 fase, yaitu fase telur →fase berudu →fase katak muda→ katak dewasa
Jenis daur hidup: Metamorfosis sempurna
Lengkapilah tabel berikut untuk mendapat kesamaan dan perbedaan antara kedua daur hidup hewan pilihanmu!
Jawaban:
| Perbedaan daur hidup hewan I dengan hewan II | Kesamaan daur hidup hewan I dengan hewan II |
|---|---|
| Kambing dan Belalang | |
|
|
| Kucing dan Kecoa | |
|
|
| Ayam dan Katak | |
|
|
| Kadal dan Kupu | |
|
|
| Anjing dan Nyamuk | |
|
|
| Ular dan Capung | |
|
|
Amatilah hasil pekerjaan kelompok lain di kelasmu. Kemudian lengkapilah tabel berikut untuk mencatat hasil pengamatanmu!
Jawaban:
| Hewan yang mengalami daur hidup dengan metamorfosis sempurna | Hewan yang mengalami daur hidup dengan metamorfosis tidak sempurna | Hewan yang mengalami daur hidup tanpa metamorfosis |
|---|---|---|
| Nyamuk, Kupu, Lalat, Lebah dan Katak | Belalang, Jangkrik, Kecoa, Capung, dan Tonggeret | Ayam, kucing, kambing, ular, dan kadal |
Ayo Renungkan
Kesimpulan apakah yang kamu dapatkan dari kegiatan belajar hari ini? Nilai dan sikap apa saja yang kamu akan kembangkan setelah melakukankegiatan belajar hari ini?
—
Kegiatan Bersama Orang Tua
Carilah hewan-hewan yang ada di rumah, lalu tentukan daur hidup mereka. Tentukan apakah hewan tersebut mengalami metamorfosis sempurna, metamorfosis tidak sempurna, atau tidak mengalami metamorfosis.
—
*)Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.
Sumber:
– Buku Guru SD/MI Kelas IV Tema 6 Cita-Citaku, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
– Buku Siswa SD/MI Kelas IV Tema 6 Cita-Citaku, Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
(Semangatnews.com)
