Ammar Zoni Terjerat: Dugaan Edarkan Narkoba Pakai Aplikasi Di dalam Rutan

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Aktor Ammar Zoni kembali jadi sorotan publik setelah terungkap dugaan keterlibatannya dalam peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba. Cerita ini menuai kehebohan karena pelaku bukan orang asing, melainkan sosok artis yang dikenal luas.

Menurut laporan awal, Ammar diduga menggunakan aplikasi Zangi sebagai media fasilitator komunikasi untuk mengatur pengiriman sabu hingga ganja sintetis. Aplikasi tersebut disebut menjadi alat komunikasi rahasia antar jaringan di dalam rutan.

Praktik seperti ini tergolong sistematis: dari penerimaan pesanan, koordinasi pengiriman di dalam sel, hingga distribusi ke pengguna satu lapas pun diduga dilakukan melalui aplikasi. Nama-nama jaringan pun mulai muncul ke permukaan dalam penyelidikan.

Sebuah sumber menyebut bahwa Ammar sempat mengendalikan transaksi dari sel tempatnya ditahan, memerintahkan “kurir lapas” yang ditunjuk untuk mengambil dan mendistribusikan barang haram ke tahanan lain.

Pihak kepolisian kabarnya telah mengantongi bukti digital berupa bukti chat, transfer, dan rekaman suara yang menguatkan dugaan bahwa Ammar berperan aktif, bukan sekadar sebagai perantara pasif.

Dengan bukti yang terus bertambah, Ammar kini menghadapi kemungkinan tuntutan berat. Jika terbukti, ia bisa didakwa atas pasal peredaran narkotika di lingkungan tahanan yang memiliki ancaman hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara atau lebih.

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan besar mengenai pengawasan di dalam lapas. Bagaimana mungkin narkoba bisa beredar begitu bebas di balik jeruji besi jika sistem keamanan berjalan efektif?

Kritikus menyebut bahwa sistem tahanan di Indonesia masih banyak celah—baik dalam penggeledahan, pengawasan internal, maupun kontrol keluar-masuk barang terlarang. Kasus Ammar menjadi contoh nyata kelemahan sistem itu.

Pihak lembaga pemasyarakatan belum memberikan keterangan resmi terkait mekanisme kebocoran yang memungkinkan aksi seperti itu. Masyarakat menunggu transparansi agar warga tidak kehilangan kepercayaan terhadap institusi hukum.

Bagi publik, kasus ini terasa seperti kisah tragis: seorang selebritas yang jatuh karena narkoba dan sistem lemah di dalam penjara. Sebagian berharap proses hukum berjalan adil dan tidak ada perlakuan istimewa.

Kini Ammar Zoni berada di persimpangan besar: apakah namanya akan tercoreng permanen oleh kasus ini, atau justru bisa memperbaiki citra lewat proses hukum yang bersih dan transparan?(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.