Jakarta, Semangatnews.com – Aktris dan presenter Celine Evangelista semakin terbuka mengenai perjalanan spiritual yang kini mewarnai kehidupannya. Ia menyebut, perubahan iman dan pencarian makna hidup membawanya ke titik kedamaian yang selama ini dirindukan.
Menurut Celine, kedekatannya dengan Sang Pencipta bukanlah sekadar formalitas, melainkan proses panjang yang melibatkan hati, pikiran, dan pengalaman—termasuk momen-momen sulit yang membuatnya merenung.
“Sebelumnya saya mungkin terlalu fokus pada dunia luar, pada sorak-sorai dan pencitraan. Tapi setelah menjalani perjalanan spiritual, saya mulai sadar bahwa semua itu fana,” tutur Celine saat ditemui di sebuah acara di Jakarta.
Salah satu pengalaman paling menyentuh baginya adalah ketika bertemu dengan seseorang yang tengah berduka di Tanah Suci. Ia merasa tergerak menyentuh hati meski tak menguasai bahasanya, dan mencoba membantu semampunya.
Bagi Celine, momen-momen kecil seperti itu menyadarkannya bahwa kebaikan bisa dilakukan tanpa harus besar: cukup dengan empati, tulus, dan kesiapan hati.
Kini, Celine mengaku lebih selektif dalam memilih pekerjaan. Ia tidak lagi menerima tawaran apapun, melainkan mempertimbangkan apakah pekerjaan tersebut selaras dengan nilai spiritual dan integritasnya.
Ia juga menyebut, kondisi batinnya kini semakin tenang; keresahan yang dulu kerap mengiringi langkahnya perlahan mereda. “Kalau hati tenang, segala masalah terasa lebih ringan,” katanya.
Namun Celine menegaskan ia bukan seseorang yang sudah sempurna. “Saya masih terus belajar, memperbaiki diri. Masih banyak kekurangan yang mesti dilengkapi,” ujarnya.
Perubahan spiritual ini juga berpengaruh terhadap perannya sebagai ibu. Ia berharap dapat menjadi teladan yang nyata bagi anak-anaknya, agar mereka tumbuh memahami bahwa iman bukan sekadar ritual, melainkan cara hidup.
Meskipun banyak yang mengagumi transformasinya, Celine memilih untuk tetap rendah hati dan menjaga keseimbangan antara kehidupan publik dan pribadi.
Perjalanan hijrah ini jelas bukan sekadar tren, melainkan babak baru yang ia jalani dengan penuh kesadaran dan komitmen. Celine membuka diri agar kisahnya bisa menginspirasi orang lain, terutama yang tengah mencari kedamaian batin.(*)
