Trump dan Anwar Ibrahim Apresiasi Kesepakatan Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN

by -

Jakarta, Semangatnews.com – Dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-47 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Thailand dan Kamboja menandatangani kesepakatan damai untuk mengakhiri ketegangan perbatasan yang telah berlangsung sejak Juli 2025. Kesepakatan ini disaksikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Penandatanganan dilakukan oleh Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet di Kuala Lumpur Convention Centre. Kesepakatan ini mencakup penghentian permusuhan, penarikan senjata berat, pembebasan 18 tentara Kamboja yang ditahan, serta kerja sama dalam pembersihan ranjau.

Presiden Trump memuji peran Perdana Menteri Anwar Ibrahim dalam memfasilitasi dialog antara kedua negara. Trump menyatakan bahwa Anwar memainkan peran penting dalam pertemuan di Kuala Lumpur dan berkontribusi signifikan terhadap tercapainya kesepakatan ini.

Sementara itu, Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga memberikan apresiasi kepada Presiden Trump atas peran aktifnya dalam mediasi perdamaian ini. Anwar menyebut Trump sebagai sosok yang berani dan tegas dalam mendorong kedua negara untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi.

Kesepakatan damai ini merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara. Kedua negara sepakat untuk membangun hubungan bertetangga yang baik dan saling menghormati.

Selain itu, kesepakatan ini juga mencakup komitmen untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Thailand dan Kamboja. Kedua negara berharap dapat memanfaatkan potensi ekonomi masing-masing untuk kesejahteraan bersama.

Penandatanganan kesepakatan damai ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat internasional. Banyak pihak menilai bahwa langkah ini menunjukkan kemajuan dalam penyelesaian konflik secara damai di kawasan Asia Tenggara.

Pemerintah Indonesia, sebagai negara anggota ASEAN, menyambut baik kesepakatan damai ini dan berharap dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menyelesaikan konflik melalui dialog dan diplomasi.

Dengan tercapainya kesepakatan damai ini, diharapkan hubungan antara Thailand dan Kamboja akan semakin erat dan saling menguntungkan. Kedua negara berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara.

Kesepakatan ini juga menjadi bukti bahwa melalui kerja sama dan komitmen bersama, konflik yang berkepanjangan dapat diselesaikan dengan cara yang damai dan konstruktif.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.