Jakarta, Semangatnews.com – Suasana KTT ASEAN di Malaysia mendadak mencair setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim tertangkap kamera berjoget bersama di sela-sela acara resmi. Momen langka itu langsung menjadi viral dan menuai berbagai reaksi dari publik internasional.
Peristiwa ini terjadi saat Trump tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur untuk menghadiri KTT ASEAN. Ia disambut dengan upacara adat khas Malaysia yang diiringi tarian tradisional dan musik meriah. Tak disangka, Trump yang dikenal dengan gaya flamboyannya ikut bergoyang bersama para penari di karpet merah.
Anwar Ibrahim yang berada di samping Trump tampak tersenyum lebar. Ia kemudian ikut bergerak mengikuti irama musik, menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa di tengah formalitas diplomatik yang biasanya kaku.
Aksi spontan tersebut langsung menarik perhatian awak media. Video yang memperlihatkan Trump dan Anwar bergoyang bersama menyebar cepat di media sosial, dengan banyak warganet menyebut momen itu sebagai simbol keakraban dua pemimpin dunia.
Beberapa pengamat politik menilai aksi itu sebagai bentuk diplomasi ringan atau soft diplomacy yang efektif. Menurut mereka, Trump berhasil menampilkan sisi humanis seorang pemimpin besar yang tak segan berbaur dengan budaya lokal.
Namun, tak sedikit juga yang menilai aksi tersebut kurang pantas dilakukan di acara resmi kenegaraan. Mereka berpendapat bahwa meski terlihat hangat, seharusnya seorang kepala negara tetap menjaga wibawa diplomatik di hadapan dunia internasional.
Pihak protokol Malaysia menyebut bahwa sambutan yang disiapkan memang bertujuan menonjolkan kekayaan budaya nasional. Mereka tidak menyangka bahwa Trump akan begitu antusias hingga ikut menari bersama penari tradisional.
Di sisi lain, media internasional memuji suasana cair yang diciptakan kedua pemimpin itu. Beberapa menulis bahwa momen tersebut menunjukkan hubungan bilateral yang semakin hangat antara Malaysia dan Amerika Serikat.
KTT ASEAN tahun ini memang diwarnai banyak kejadian menarik, namun momen joget Trump dan Anwar menjadi salah satu sorotan paling ramai. Banyak pihak menilai, di tengah isu global yang tegang, tawa dan musik mampu menciptakan jeda diplomasi yang menenangkan.
Kini, momen tersebut menjadi bagian tak terlupakan dari sejarah KTT ASEAN. Baik Trump maupun Anwar dianggap berhasil menunjukkan bahwa diplomasi bukan hanya tentang pidato dan perjanjian, tetapi juga tentang membangun hubungan manusiawi antar pemimpin dunia.(*)
